Jumat, 27 Maret 2026

Konflik satwa bertambah Sore bermain dan menyusu, Pagi Hari Tinggal Tulang

Administrator - Minggu, 03 November 2019 13:53 WIB
Konflik satwa bertambah Sore bermain dan menyusu,  Pagi Hari Tinggal Tulang

LANGKAT l SUMUT24 Korban konflik satwa terus bertambah didesa Timbang Lawan kecamatan Bahorok. Hewan ternak lembu milik Amat Z warga dusun 7 desa itu ditemukan tinggal tulang di perladangan dusun 8. Amat Z (52) thn ditemui menguraikan Kamis, 31/10 sore hari anak lembu masih bermain dan menyusui. Sekira pukul 18.00 Wib sore itu masih terlihat ceria beserta 10 ternak lainnya saat diikat digubuk tempat ternak beristirahat urai Amat. Keesokan harinya, Jumat, (01/11) sekira pukul 06.00 Wib merasa heran pasalnya ternak peliharaan itu meronta seperti ketakutan. Penasaran, setelah mengamati dari 10 ternak 2 diantaranya masih anak-an belum diikat tali, dan 3 terlepas. Selanjutnya satu ekor anak betina berumur 1.5 bulan tidak terlihat. Sedangkan induknya meronta seperti induk kehilangan anak kata Amat. Dicari sekitar gubuk akhirnya berkat bantuan warga yang sedang melintas hendak pergi ke kebun/perladangan ditemukan sisa tulang sekira 100 M dari gubuk. Disekitar lokasi ditemukan jejak harimau berukuran dewasa, kuat dugaan anak lembu berbobot 15 Kg dimangsa dimalam Jumat. Kejadian itu membuat heboh dimasyarakat dan merasa khawatir terutama yang beraktifitas di perbatasan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL). Kepala desa Timbang Lawan, Malik Nasution membenarkan hal itu. Dalam sepekan sudah 2 ternak lembu warga yang dimangsa ujarnya. Kuat dugaan dari dua lokasi yang hanya berjarak 1KM dilakukan pemangsa (harimau -red) yang berbeda pasalnya dicermati dari jejak juga berbeda kata Malik. Selebaran himbauan Mash dilokasi, Danranil 06 Kapt Inf N Tanjung langsung membahas antisipasi awal. Disarankan dan dihimbau agar masyarakat tetap waspada. Selebaran dan pengumuman akan secepatnya di tempel di warung dan tempat umum. Hal itu disepakati pihak desa untuk mengantisipasi jatuhnya korban lanjutan.Jauhkan ternak warga dari perbatasan TNGL dan diarak/masukkan ke kandang dimalam hari tandas Tanjung. Sebelumnya lembu milik Jumungin (57 then) warga yang sama dimangsa siraja hutan pada Sabtu, 26/10 malam ditemukan jadi bangkai Minggu, 27/10 sekira pukul 15.30 Wib sekira 800 M dari TNGL. Kejadian itu telah ditangani pihak TNGL dan BKSDA Sumut. (mit)

Baca Juga:
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Legitimasi Kuat! Perda Tanah Ulayat Angkola Dan  Mandailing Tidak Bertentangan, Justru Memperkuat Asas Nasionalitas”
Bobby Nasution Tekankan Kekompakan kepada Taruna Akpol dan Akmil
Gubernur Bobby Nasution Hadiri Pembukaan Sinode ke-65 HKI di Medan
Pemprov Sumut Sinkronkan dan Perbarui Lima Sektor Prioritas Pascabencana
Piala Gubernur Sumut 2025/2026 Jadi Liga 4 Pertama Gunakan Operator Swasta Layaknya Liga Profesional
Gubernur Bobby Nasution Terima Aspirasi Serikat Pekerja Kehutanan
komentar
beritaTerbaru