Jumat, 27 Maret 2026

SDN 101793 Patumbak Dukung Program Kantin Sehat

Administrator - Kamis, 31 Oktober 2019 13:43 WIB
SDN 101793 Patumbak Dukung Program Kantin Sehat

Patumbak | SUMUT24

Baca Juga:

Masih belum banyak kantin sekolah yang menyajikan makanan sehat. Karena itu program mengembangkan Kantin Sehat bertujuan memberi asupan gizi cukup pada anak sekolah patut didukung.

” Menurut data BPPOM di tahun 2019 tentang Pangan Jajanan Anak sekolah (PJAS), sebanyak 24% jajanan anak sekolah tidak memenuhi syarat. Padahal setiap harinya anak-anak menghabiskan 7-8 jam waktunya di sekolah,” kata Hj Sahro , Kepala SD Negeri 101793 Patumbak, Kamis (31/10/19).

Waktu yang cukup lama ini, me nurut Hj Sahro yang dikenal sosok guru yang sangat disiplin dan profesional ini, mereka akan pergunakan untuk belajar dan menikmati jajanan di sekolah. Karena itu sangat penting didirikan Kantin Sehat di sekolah sebagai pemberi asupan gizi pada generasi muda. ” Sangat disayangkan saat ini banyak anak-anak yang mengonsumsi makanan tak sehat yang bisa menganggu perkembangan tubuh dan otaknya,” sebutnya seraya menambahkan kedepannya tidak akan ada lagi jajanan yang mempergunakan zat pewarna di kantin sekolahnya.

Sebelumnya, Korcam UPT Disdikpora Kecamatan Patumbak, Kosmaida Samosir, MPd mengatakan penertiban jajanan di kantin kantin sekolah menjadi salah satu prioritas. ” Kita akan membahas bagaimana cara untuk membuat anak anak mendapatkan jajanan yang sehat selama mereka disekolah. Ini tentunya mengajak para pengelola kantin,” sebutnya. Sementara itu secara terpisah, Drs MS Sembiring dari salah satu NGO yang bergerak dibidang makanan dan minuman mengatakan berdasarkan survai Badan Litbang Kementerian Kesehatan di tahun 2019, sekitar 44,4% anak umur 7-12 tahun, mengonsumsi energi di bawah asupan minimal. Selain itu, sebanyak 30,6% anak-anak belum mendapatkan asupan protein yang cukup. Padahal nutrisi ini sangat dibutuhkan untuk masa depannya guna menjadi sumber daya manusia yang handal. “Sumber daya manusia itu sangat penting. Di sebuah tempat dengan sumber daya alam yang kurang tetapi sumber daya manusianya bagus, justru akan maju,” kata Direktur Eksekutif Yayasan Keanekaragaman Hayati Indonesia (KEHATI), MS Sembiring. Menurutnya, anak-anak sekolah harus semakin banyak diberikan asupan makanan alami dan higienis. Makanan tradisional dengan tampilan yang sesuai dengan kesukaan anak-anak bisa menjadi salah satu asupan alami. Jadi sedikit mengurangi makanan pabrik atau kemasan,” tegasnya. MS Sembiring juga mengungkapkan jika kantin sehat berperan penting sebagai pemberi asupan makanan berkualitas untuk anak-anak. Tidak hanya itu pemberian makanan sehat juga perlu peran penting orang tua. (wan)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Legitimasi Kuat! Perda Tanah Ulayat Angkola Dan  Mandailing Tidak Bertentangan, Justru Memperkuat Asas Nasionalitas”
Bobby Nasution Tekankan Kekompakan kepada Taruna Akpol dan Akmil
Gubernur Bobby Nasution Hadiri Pembukaan Sinode ke-65 HKI di Medan
Pemprov Sumut Sinkronkan dan Perbarui Lima Sektor Prioritas Pascabencana
Piala Gubernur Sumut 2025/2026 Jadi Liga 4 Pertama Gunakan Operator Swasta Layaknya Liga Profesional
Gubernur Bobby Nasution Terima Aspirasi Serikat Pekerja Kehutanan
komentar
beritaTerbaru