Jumat, 27 Maret 2026

Dinas PUPR Asahan Janji Hentikan Pengerjaan Proyek Jika Abaikan K3

Administrator - Selasa, 22 Oktober 2019 14:08 WIB
Dinas PUPR Asahan Janji Hentikan Pengerjaan Proyek Jika Abaikan K3

Dinas PUPR Asahan Janji Hentikan Pengerjaan Proyek Jika Abaikan K3

Baca Juga:

ASAHAN | SUMUT24

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Asahan janji akan hentikan pekerjaan proyek jika abaikan Undang Undang No. 1/1970 dan No. 23/1992 mengatur mengenai Keselamatan dan Kesehatan Kerja.

Kepala Dinas (Kadis) PUPR Kab.Asahan melalui Kabid Cipta Karya / Tata Ruang Dinas PUPR Kab.Asahan, Suratno, ST saat dikomfirmasi wartawan, Selasa (22/10/2019) diruang kerjanya, membenarkan, bila sejumlah rekanan di Asahan mengabaikan dan tidak memperlengkapi pekerjanya dengan peralatan K3.

“Memang ada K3, tetapi tidak digunakan. Tahulah orang kita, ada pun K3, cuma gak dipakai, hanya digantung atau disimpan, saja”, ucap Suratno yang juga Pejabat Pembuat Komitmen ( PPK ).

Disinggung apa yang bisa dilakukan pihaknya terhadap para rekanan tersebut, Suratno mengaku saat ini hanya sebatas himbauan.

“Sudah kita himbau dan surati, seperti rekanan pembangunan Kantor Inspektorat, pembangunan Pajak Buah pun juga sudah. Sudah kita bilang sama pengawas di lapangan, biar diingatkan lagi”, ucap Suratno.

Masih kata Suratno, pihaknya bisa saja menghentikan pengerjaan proyek kapan saja bila masih ada ditemukan rekanan yang membandel, tidak memperlengakapi pekerjanya dengan K3.

“Bisa kita hentikan. Nanti saya tegaskan lagi sama pengawas. Kita pun minta tolong bilang sama rekanan, kita katakan udah ditanyai wartawan ini. Namun kalau tetap membandel kita akan lebih tegas lagi”, ungkap Suratno.

Meski sudah ditampung dalam Rencana Anggaran Biaya ( RAB ), namun masih saja ada rekanan tidak memperlengkapi para pekerjanya dengan peralatan K3 ( Keselamatan Kesehatan Kerja ), seperti helm, jaket dan sepatu kerja.

Pantauan wartawan di sejumlah pengerjaan proyek bangunan fisik. Tak satupun para pekerja di lokasi Pembangunan Gedung Inspektorat Asahan, Pembangunan Gedung Olahraga Asahan dan Lanjutan Pembangunan Pasar Buah Kisaran menggunakan peralatan K3.

Walau terbilang memiliki resiko kecelakaan yang tinggi, namun baik pekerja, mandor maupun rekanan mengabaikan pentingnya menggunakan peralatan K3.

Salah seorang pekerja saat ditemui wartawan dilokasi Lanjutan Pembangunan Pasar Buah Kisaran yang bernilai Rp 6.852.000.000,- dan dikerjakan CV PUTRA RONGGOWALE.

“Ya begini aja, K3 gak pake. Mandor gak ada bang, keluar, aku seorang pekerja”, ucap ucok sambil mutar molen semen. (tmp)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Bupati Darma Wijaya Sampaikan LKPJ 2025, IPM Sergai Meningkat Signifikan
Sinergi Layanan Kesehatan Diperkuat, Bupati Sergai Tekankan Pemerataan hingga Desa
Mahfud MD Apresiasi Rahmat Shah di HUT ke-15 Monumen Keadilan
PHR Zona 1 Jaga Operasi Produksi Tetap Aman dan Andal di Momen Lebaran
Apel Pagi Pasca Idul Fitri 1447 H, Rektor UNPAB Tekankan Semangat Kebersamaan dan Peningkatan Kompetensi
Jasa Marga Catat Lebih Dari 2,8 Juta Kendaraan melintas di Ruas Tol Regional Nusantara Hingga H+4 Idulfitri 1447H/2026*
komentar
beritaTerbaru