Jumat, 27 Maret 2026

Membuka Program lokakarya Kotaku tahun 2019, 2020 Fokus Dranaise

Administrator - Selasa, 22 Oktober 2019 12:58 WIB
Membuka  Program lokakarya Kotaku tahun 2019, 2020 Fokus Dranaise

Tanahkaro I Sumut24

Baca Juga:

Bupati Karo Terkelin Brahmana didampingi Kepala Bappeda Ir Nasib Sianturi, secara resmi membuka acara lokakarya Program Kotaku tahun 2019 yang berlangsung 22 s/d 23 Oktober 2019, dihadiri para Camat, Kepala Desa, OPD Kab. Karo di Hotel Rudang Berastagi, Selasa (22/10).

Menurut Bupati Karo Terkelin Brahmana, lokakarya Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) Kab. Karo tahun 2019 merupakan bagian dari salah satu perwujudan dari komitmen pemerintah untuk penanganan kawasan kumuh.

Program Kotaku dilaksanakan sebagai upaya untuk membangun platform kolaborasi antara pemerintah, masyarakat dan juga swasta dalam upaya pencegahan dan penanganan pemukiman kumuh dengan menempatkan pemerintah daerah sebagai nahkoda, masyarakat sebagai pelaku utama pembangunan dan pemerintah pusat sebagai pendamping pemerintah daerah, ungkap Terkelin Brahmana.

Kendati demikian, program Kotaku berbasis masyarakat dapat menjembatani dan bersinergikan komitmen dari berbagai pihak, dalam mendorong dan menciptakan pemukiman yang layak.

Bupati Karo Terkelin Brahmana meminta agar tahun 2020, Program Kotaku dapat memfokuskan pada bidang drainase. Selama ini dan terlihat disudut-sudut kota Kab Karo sering mengalami kebanjiran, akibat dari penataan drainase kurang baik.

“Harapan saya kedepan jadikan lokakarya ini menjadi pemahaman strategi dan wawasan menjadi tanpa kota kumuh, ini harus satu persepsi. Jangan hanya fokus kepada yang tidak bermanfaat, tapi bermanfaatlah bagi masyarakat,” ujar Terkelin.

Sementara Kepala Bappeda Ir Nasib Sianturi, Msi menyatakan, kawasan Kumuh Perkotaan di Wilayah Kab . Karo mencapai 133, 00 Ha. Tersebar di 9 Kelurahan Kecamatan Kabanjahe dan Berastagi. Sampai Tahun 2018, Pemerintah Kab, Karo berhasil menurunkan kawasan lumuh seluas 111,59 Ha (83,80%).

Sehingga untuk mencapai angka 0 (Nol) Ha Permukiman Kumuh, maka pada tahun 2019 Kab . Karo, sesuai data harus dapat menurunkan luas kawasan kumuh sebesar 21,47 HA (16.20%).(Iin)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Bupati Darma Wijaya Sampaikan LKPJ 2025, IPM Sergai Meningkat Signifikan
Sinergi Layanan Kesehatan Diperkuat, Bupati Sergai Tekankan Pemerataan hingga Desa
Mahfud MD Apresiasi Rahmat Shah di HUT ke-15 Monumen Keadilan
PHR Zona 1 Jaga Operasi Produksi Tetap Aman dan Andal di Momen Lebaran
Apel Pagi Pasca Idul Fitri 1447 H, Rektor UNPAB Tekankan Semangat Kebersamaan dan Peningkatan Kompetensi
Jasa Marga Catat Lebih Dari 2,8 Juta Kendaraan melintas di Ruas Tol Regional Nusantara Hingga H+4 Idulfitri 1447H/2026*
komentar
beritaTerbaru