Kamis, 26 Maret 2026

DPRD T.Tinggi Rekomendasikan Pemindahan Pedagang Inpres Ditunda

Administrator - Minggu, 13 Oktober 2019 13:05 WIB
DPRD T.Tinggi Rekomendasikan Pemindahan Pedagang Inpres Ditunda

 

Baca Juga:

Tebingtinggi|Sumut24

Ratusan pedagang pasar Inpres Jalan Gurami Tebingtinggi akan dipindahkan ke pasar Induk Jalan AMD oleh pemerintah kota setempat melalui Dinas Perdagangan.Pasalnya,pasar Inpres yang berlokasi didaerah bantaran Sei.Padang akan dijadikan objek wisata air oleh Dinas Pemuda Olahraga dan Parawisata (Disporapar) bersumber dana dari APBN 2019

Pemindahan itu akhirnya ditunda untuk sementara waktu berdasarkan rekomendasi DPRD Tebingtinggi setelah menggelar rapat kerja bersama Dinas Perdagangan, Disporapar dan Asisten Ekbag diwakili Kabag Adm.Ekbag Zahaidin ,Jumat ( 11/10) diruang sidang utama DPRD Jalan Sutomo Tebingtinggi

Rapat kerja itu dihadiri 20 orang Anggota Dewan dan dipimpin Ketua DPRD Tebingtinggi sementara Basaruddin Nasution,SH dan Wakil Ketua,Azuar,serta turut dihadiri Kadis Perdagangan Gulbakhri Siregar,Kadis Pemuda Olahraga, Parawisata,Drs.Jumpa Ukur Sembiring,M.PD dan Sekwan SM.Saat Nasution,SH

Dalam rapat tersebut,sejumlah anggota Dewan menanggapi soal pemindahan ratusan pedagang pasar Inpres ke pasar Induk dan terkait proyek pembangunan objek wisata air kepada Kadis Perdagangan dan Kadis Pemuda Olahraga dan Parawisata (Porapar)

Diantaranya,M.Hazly Azhari Hasibuan (Gerindra) menanggapi pemindahan atau relokasi pasar Inpres ke pasar Induk diharapkannya bisa dicari jalan solusi untuk pemindahan para pedagang dan tidak saling salah menyalahkan satu sama lainnya,karena bagaimanapun para pedagang yang akan dipindahkan harus nyaman dalam mencari nafkah.”Jika mau dipindah para pedagang pasar Inpres yach harus disatukan semua dan jangan dipisah-pisahkan tempat berjualannya,Saya tahu bahwa pasar induk tidak akan mampu menampung seluruh pedagang pasar Inpres karena los dan kiosnya terbatas,serta faktor pendukung pasar tersebut” ujar Hazly

Sementara itu,Ogamata Hulu (Hanura) menanggapi bahwa pasar induk yang telah dibangun tersebut belum layak untuk ditempati para pedagang.Selain itu,masyarakat maupun para pedagaanguntuk menuju kelokasi ke pasar Induk sangat sepi,gelap dan tingkat keamanan belum terjamin”Saran saya untuk pemindahan para pedagang sebaiknya ditunda” pinta Ogamata Hulu

Hal senada juga disampaikan Anda Yasser (FKS) agar pemindahan pedagang pasar Inpres ke pasar Induk ditunda dengan batas waktu yang tidak ditentukan.”Informasi yang saya peroleh ada 350 pedagang pasar Inpres sebaik ditunda dengan batas waktu yang tidak ditentukan” sarannya

Sedangkan,Joner Sitinjak (Nasdem) menyampaikan dua saran,pertama,reloksi terhadap pedagang ditunda sementara waktu sampai infrasrukur pasar Induk siap termasuk sosialisasinya.Kedua,masing- masing organisasi pimpinan daerah (OPD) menerima MoU bantuan disampaikan ke DPRD

Dalam rapat kerj DPRD itu,ada 3 (tiga) hal yang direkomendasikan terkait pemindahan pedagang Inpres ke pasar Induk yakni,pertama mendunda,Kedua,percepatan pembangunan dan Ketiga menghimbau kepada pemerintah kota Tebingtinggi untuk segera mungkin melakukan pembicaraan lintas OPD ,supaya keinginan dari pedagang tersebut dapat terpenuhi.Usai menggelar rapat dilanjutkan peninjauan ke lokasi pasar Induk Jalan AMD Tebingtinggi.(TAV)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Bupati Darma Wijaya Sampaikan LKPJ 2025, IPM Sergai Meningkat Signifikan
Sinergi Layanan Kesehatan Diperkuat, Bupati Sergai Tekankan Pemerataan hingga Desa
Mahfud MD Apresiasi Rahmat Shah di HUT ke-15 Monumen Keadilan
PHR Zona 1 Jaga Operasi Produksi Tetap Aman dan Andal di Momen Lebaran
Apel Pagi Pasca Idul Fitri 1447 H, Rektor UNPAB Tekankan Semangat Kebersamaan dan Peningkatan Kompetensi
Jasa Marga Catat Lebih Dari 2,8 Juta Kendaraan melintas di Ruas Tol Regional Nusantara Hingga H+4 Idulfitri 1447H/2026*
komentar
beritaTerbaru