Kamis, 26 Maret 2026

Polisi Haris Usut Tuntas Kasus Kematian Aktivis HAM Walhi Sumut

Administrator - Rabu, 09 Oktober 2019 13:29 WIB
Polisi Haris Usut Tuntas Kasus Kematian Aktivis HAM Walhi Sumut
MEDAN I SUMUT24 Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan meminta Institusi Kepolisian khususnya Kepoisian Daerah Sumatera Utara untuk mengusut tuntas atas meninggalnya Golfid Siregar aktivitis Hak Asasi Manusia (HAM) dan juga Advokat dari Wahana Lingkungan Hidup Sumatera Utara (Walhi Sumut) pada Ahad 6 Oktober 2019, Ucap Kepala Divisi SDA dan Lingkungan Mhd. Alinafiah Matondang. S.H. M.Hum kepada Wartawan, Rabu (9/10). Menurutnya, Berdasarkan pemberitaan yg beredar kondisi Golfid Siregar ditemukan pertama kali oleh tukang becak yang kebetulan melintas dalam kondisi tidak sadarkan diri di Jalan Layang Simpang Pos, Jalan Jamin Ginting Padang Bulan sekitar pukul 01.00 WIB dan kemudian Golfrid dibawa ke RS Mitra Sejati lagi diarahkan untuk ditangani ke RSUP Haji Adam Malik.

Baca Juga:

Sebelumnya pihak Kepolisian Sektor Delitua mengemukakan bahwa penyebab kematian dari Golfrid Siregar adalah akibat dari kecelakaan lalu lintas yakni diduga korban tabrak lari. Kami sangat menyayangkan atas pernyataan prematur yang dikeluarkan pihak Kepolisian atas penyebab kematian dari Golfid Siregar. Padahal pihak Kepolisian dalam hal ini belum melakukan proses penyelidikan dan penyidikan dilapangan dan terlalu cepat menyimpulkan penyebab kematian Golfrid Siregar. Tentunya hal seperti ini jangan sampai terulang kembali, karena akan banyak pihak yang dirugikan jika institusi Polri asal menduga tanpa melakukan proses lidik dan sidik telebih dahulu.

Kematian Golfrid Siregar meninggalkan luka yang, mendalam bagi kalangan aktivis Hukum dan HAM diseluruh tanah air tanpa terkecuali kami LBH Medan, melihat adanya beberapa kejanggalan dalam kasus ini membuat kami khawatir dan curiga jangan-jangan ini merupakan perbuatan sengaja untuk menghilangkan nyawa seseorang, dapat dikualifisir hal tersebut merupakan sebuah tindakan pembunuhan. Sebelumnya sempat dikabarkan bahwa Golfrid Siregar dinyatakan hilang Artinya ini adalah sebuah rangkaian yg mencurigakan. Kami mendesak pihak kepolisian untuk segera mengungkap kasus ini dan menangkap para pelaku jika memang yg bersangkutan adalah korban kejahatan.

Dimata kami Golfrid Siregar merupakan sosok yang vokal dalam membela hak-hak masyarakat tertindas, kami khawatir jika kasus ini tidak ada kejelasan maka hal sedemikian rupa dapat saja menimpa aktivis hukum dan HAM yang lain.

Disisi lain kami menilai pihak Kepolisian Daerah Sumatera Utara terkesan lambat dalam menangani kasus ini ditandai dengan lamanya proses penyelidikan dan penyidikan terhadap pelaku.

Kemudian kami juga meminta agar dalam mengungkap kasus ini Pihak Keplisian Daerah Sumatera Utara agar transparan dan melibatkan aktivis-aktivis HAM di Sumatera utara dalam melakukan proses lidik dan sidik.

Akhirnya kami mengungkapkan duka cita yang mendalam atas meninggalnya Golfrid Siregar. Semoga Almarhum diterima disisi Tuhan YME serta keluarga yang ditinggalkan mendapatkan ketabahan atas musibah ini.(W03)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
PHR Zona 1 Jaga Operasi Produksi Tetap Aman dan Andal di Momen Lebaran
Apel Pagi Pasca Idul Fitri 1447 H, Rektor UNPAB Tekankan Semangat Kebersamaan dan Peningkatan Kompetensi
Jasa Marga Catat Lebih Dari 2,8 Juta Kendaraan melintas di Ruas Tol Regional Nusantara Hingga H+4 Idulfitri 1447H/2026*
Polda Sumut Bongkar Judol Jaringan Kamboja, Amankan 19 Tersangka
Polsek Medan Area Tangkap Residivis Pencurian Uang Digunakan untuk Beli Sabu dan Main Judi Online
Dukung Akses Warga, Polresta Deli Serdang Laksanakan Renovasi Jembatan Presisi Merah Putih Kuala Sabah
komentar
beritaTerbaru