Kamis, 26 Maret 2026

Kejujuran Kunci Kemakmuran suatu Bangsa dan Negara

Administrator - Selasa, 08 Oktober 2019 00:08 WIB
Kejujuran Kunci Kemakmuran suatu Bangsa dan Negara

MEDAN I SUMUT24.co Kebohongan adalah musuh besar peradaban saat ini. Seolah-olah generasi muda diajarkan tentang kebodohan yang dianggap benar oleh sekelompok orang lain. Padahal seharusnya Kejujuran kunci Kemakmuran suatu Bangsa dan Negara, Ucap Pemerhati Sosial dan Politik Sumatera Utara Syahrir Nasution kepada Wartawan, Selasa (8/10).

Baca Juga:

Menurutnya, Bukan karena banyak nya peraturan dan UU di negara tersebut, akan tetapi pemimpin di Negara tersebut takut nanti generasi berikut nya menindihnya dari para Elite Pemimpin dari negara tersebut, ucap Wakil Ketua Hikma Sumut tersebut. Jadi tak perlu kali banyak orang pintar atau pun Sumber Daya Alam yang banyak, namun manusia-manusia yang memimpin atau aparat-aparat dari negara tersebut Tidak jadi Pembohong, justru itu KEJUJURAN diatas segala nya serta Keterbukaan( Transparansi ), katanya.

Kejujuran akan menghasilkan Peradaban yang tinggi bagi suatu bangsa maupun suatu negara. Kejujuran resep untuk kemakmuran suatu bangsa dan kedamaian masyarakat nya sehingga kenikmatan & Kebahagiaan masyarakat juga tercapai di negara tersebut. Para pendatang pun ikut merasakan kebetahan tinggal di negara itu, karena rakyat nya tertib dan taat akan kesadaran yang dicontohkan para Pemimpinnya. Jadi bukan karena takut akan hukuman yang bakal diterimanya, melainkan “ RASA MALU” akan berbuat salah serta takut akan Tuhan yang di yakininya sesuai ajaran agamanya. Seperti Negara Finlandia & New Zealand merupakan negara yang menerapkan dan menjalankan aturan ini, sehingga Finlandia satu-satunya negara yang tingkat kesejahteraan dan Kemakmurannya yang tinggi akibat dri hasil yang “ MENIHIL “ kan KEBOHONGAN dari para Pejabat aparatur negaranya maupun terlebih lagi para Pemimpinnya di level dari pusat sampai ke bawah.

Begitujuga Kekayaan alam (SDA) dan kepintaran bangsa dan negaranya tidak membuat Negara Finlandia menjadi Negara yang paling tinggi tingkat kemakmurannya (Prosperity) di dunia, namun Kejujuran itu tadi lah yang membuat Negara itu menjadi tempat orang nyaman dan betah tinggal di Negara tersebut. Oleh sebab itu, orang yang “ KURANG AJAR” msih bisa lgi diajar untuk memiliki ETIKA / Moral yang tinggi , tapi jika manusia atau masyarakat iti tidak lagi “ BERADAB” itulah Tanda-tanda Watak / Character suatu masyarakat yang sudsh hancur dan juga Martabat ataupun jatidiri bangsa sudah hilang terdegradasi akibat dri KEBOHONGAN sudah merupakan “ ULAM” (istilah Warga Melayu) menjadi KETAGIHAN BERBOHONG, terlebih lagi kebohongan itu dimulai dari prilaku PEMIMPIN dari masyarakat tersebut, oleh karena itu “ Tunggu Kata Allah SWT Azabku sangat pedih , karena salah satu ciri-ciri orang yang mynafik itu adalah Kebohongan. Negeri ini sedang mengalami awal diterima nya AZAB ALLAH SWT, dikarenakan salah memilih Pemimpin. Justru itu Pemimpin yang ketagihan berbohong mengundang “ Kemurkaan “ Allah, inilah yang disebut dalam ilmu LEADERSHIP: Kepemimpinan Berbasis Kebohongan, ungkapnya. (W03)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
PHR Zona 1 Jaga Operasi Produksi Tetap Aman dan Andal di Momen Lebaran
Apel Pagi Pasca Idul Fitri 1447 H, Rektor UNPAB Tekankan Semangat Kebersamaan dan Peningkatan Kompetensi
Jasa Marga Catat Lebih Dari 2,8 Juta Kendaraan melintas di Ruas Tol Regional Nusantara Hingga H+4 Idulfitri 1447H/2026*
Polda Sumut Bongkar Judol Jaringan Kamboja, Amankan 19 Tersangka
Polsek Medan Area Tangkap Residivis Pencurian Uang Digunakan untuk Beli Sabu dan Main Judi Online
Dukung Akses Warga, Polresta Deli Serdang Laksanakan Renovasi Jembatan Presisi Merah Putih Kuala Sabah
komentar
beritaTerbaru