Sabtu, 31 Oktober 2026

Pegadaian Bantu Selesaikan Permasalahan Masyarakat

Administrator - Rabu, 18 September 2019 13:29 WIB
Pegadaian Bantu Selesaikan Permasalahan Masyarakat

Pegadaian Bantu Selesaikan Permasalahan Masyarakat

Baca Juga:

MEDAN I SUMUT24

Untuk membantu masyarakat dalam keuangan, instansi seperti Pegadaian

sangat diperlukan. Apalagi masih banyak masyarakat yang menggunakan

jasa rentenir dengan bunga pinjaman yang sangat tinggi, dan akhirnya

semakin susah karena terlilit utang.

Karena itu, Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Musa

Rajekshah mengapresiasi Pegadaian yang selama ini ada di daerah dan

membantu permasalahan masyarakat tersebut. “Dengan adanya Pegadaian,

harapan kita, masyarakat tidak berurusan dengan rentenir,” ujar Wagub

Musa Rajekshah pada acara Gathering Sinergi Harmoni Pegadaian dengan

mitra bisnis Pegadaian, di Hotel Adhimulya, Jalan Diponegoro, Medan,

Selasa (17/9) malam.

Pegadaian juga diharapkan dapat bersinergi dengan Pemerintah Provinsi

(Pemprov) Sumut. Khususnya membantu masyarakat dalam hal permasalahan

keuangan. Pegadaian juga perlu mengenalkan diri hingga ke pelosok

wilayah Sumut. “Karena banyak yang terlilit utang dengan bunga yang

tinggi kepada rentenir,” kata Wagub.

Saat itu hadir perwakilan BUMN dan perusahaan swasta yang ada di

Sumut. Wagub pun berharap agar perusahaan yang ada di daerah dapat

memberikan bantuannya (CSR) kepada masyarakat, serta mendukung program

Pemprov Sumut. Seperti program ‘Desa Sadar Wisata’ yang sedang

direncanakan.

Pada kesempatan itu, Musa Rajekshah juga menyaksikan penandatangan

Memorandum of Understanding (MoU) antara Pegadaian dengan 22 mitra

bisnis yang di dalamnya terdiri dari BUMN, instansi pendidikan, serta

perusahaan swasta.

Direktur Utama PT Pegadaian Kuswiyoto mengatakan, kerja sama tersebut

dilakukan guna meningkatkan pelayanan serta jumlah nasabah yang ada di

Sumut. Saat ini Pegadaian sedang mengembangkan banyak produk baru guna

meningkatkan pelayanan. Maka, diperlukan kerja sama dengan para mitra

bisnis. Progam tersebut di antaranya gadai tabungan emas, gold on

demand, gadai efek (saham dan obligasi), g cash, gold card, digital

lending dan arum umroh.

Dengan begitu, diharapkan jumlah nasabah di Sumut bertambah 15 – 20 %

per tahun. Saat ini jumlah nasabah Pegadaian di Sumut berjumlah 1 juta

nasabah. Secara nasional, total nasabah Pegadaian mencapai 12,1 juta

nasabah dengan laba bersih Rp 1,7 triliun.

Sementara itu, produk yang diunggulkan oleh Pegadaian di Sumut adalah

tabungan emas. Saat ini saja, pegadaian telah menjual sebanyak 3,3 ton

emas. “Jadi semua produk yang dikembangkan itu gunanya untuk

memudahkan masyarakat, sehingga kebutuhan masyarakat bisa dipenuhi

oleh pegadaian,” ujar Kuswitoto.

Turut hadir Direksi BUMN, Rektor USU Runtung Sitepu, Asisten

Administrasi Umum dan Aset Pemprov Sumut M Fitriyus, Staf Ahli

Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, Pembangunan, Aset dan SDA Agus

Tripriyono.(W03)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Sempat Digrebek Kodaeral l Belawan, Polda Sumut Enggan Berkomentar Soal Gudang Gas Oplos Terduga Milik Riko Kembali Beroperasi di Percut
Pemprov Sumut-Jabar Perkuat Kolaborasi, Wagub Surya Tekankan Reformasi Birokrasi dan Transformasi Digital
Serah Terima RSUD Thomsen Nias, Bobby Nasution Tekankan Peningkatan Layanan Kesehatan Masyarakat
Percepat Pembangunan dan Kesejahteraan Warga, Pemko Medan Dapat Dukungan Penuh PBB
Safari Jumat di Masjid Al Mukhlisin Medan Amplas, Rico Waas Buka Dialog dan Respons Langsung Keluhan Warga
Pesan Rico Waas Saat Lantik Erisda Hutasoit jadi Sekretaris DPRD: Jaga Hubungan Eksekutif dan Legislatif
komentar
beritaTerbaru