Wawako Suryadi Nurdal Lantik 3 Pejabat Eselon II
Wawako Suryadi Nurdal Lantik 3 Pejabat Eselon II
kota
Tanah Karo I SUMUT24
Baca Juga:
Proyek pekerasan jalan Juma kerangen di Desa Sukadame Kabupaten Karo yang bersumber dari Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2018, senilai Rp 48.477 juta diduga tidak sesuai standar konstruksi telford sehingga warga minta diperbaiki sebelum proyek tersebut habis masa pemeliharaanya.
Hal itu disampaikan warga sukadame yang secara kebetulan perladanganya berada di pinggir jalan yang di bangun tersebut, ketika di pertanyakan mengenai nama bapak yang keberatan dengan rusaknya jalan tersebut mengatakan, “nggak usah dibuat nama kami, cukup dengan marga kami saja, karna kami masih berkeluarga,” ucapnya kepada wartawan saat meninjau proyek pekerjaan yang baru sebulan selesai tapi batunya telah mulai berserakan di tengah jalan tersebut, Jumat (18/1).
Menurut yang bermarga sitepu dan sembiring tersebut, ada ditemukan jalan bekisar 100 m tidak memakai batu pengunnci hanya susunan batu 3-5. “Bahkan tidak menggunakan batu pecah berukuran kecil seperti seplit untuk pengunci dan pemasangannya tidak berdiri siap di pasang langsung di tutup pakai pasir gunung dan digilas. Akirnya, pasirnya telah habis lansung batu berserakan karena tidak memakai batu kecil sabagai pengunci ujarnya, sehingga kualitas jalan tidak memadai,” ujar sembiring dan situpa saat berada di lokasi proyek jalan tersebut.
Saat meninjau lokasi proyek, warga menunjukkan bentuk pemasangan batu yang tidak berdiri, bahkan untuk mengisi rongga yang seharusnya diisi dengan batu 5-7 cm ternyata langsung ditimbun dengan tanah pasir gunun.
Sembiring bersama warga lainnya secara kebetulan jumpa di jalan itu mengatakan, “pekerjaan poyek tersebut tidak sesuai dengan standar. Karna yang kami lihat jalan yang menuju perladangan sekertaris desa itu sungguh sangat baik, dan itu sebenarya yang pas menurut kami. Kejadian itu sebenarnya telah pernah disampaikan kepada tim pengelola kegiatan (TPK), namun menurut mereka hal itu tidak direspon,” aku warga.
Pada kesempatan itu, warga berharap agar BPD Desa Suka Dame, Kec. Tigapanah, agar meninjau kembali tentang peoyek jalan tersebut. “Kami juga takutkan bahwa bila kepala desa ada kong kali kong dengan BPD maka itu pun di nyatakan baik meski telah rusak baru sebulan selesai. Kami minta kepada Camat Tigapanah untuk segera mempertanyakan hal tersebut kepada TPK. Sebab kalau dibiarkan, kualitas pembangunan jalan ini akan cepat rusak, sebab sekarang saja ada beberapa meter telah mengalami kerusakan bahkan batunya saja telah berserakan,” ujarnya lagi.
Kepala Desa Desa Sukadame Marlen sitepu yang dikonfirmasi SUMUT24 melalui selulernya mengatakan, “seluruh pekerjaan sungguh sangat baik bahkan seluruhnya di tanah karo ini mengatakan bahwa jalan ini sangat baik dan berkualitas sangat baik,” ujarnya.
Demikian juga ditambah Ssitepu dan Sembiring saat, “kalau kami selaku masyarakat beranggapan bahwa pekerjaan itu hanya demikian tapi yang anehnya jelan yang menuju perladangan sekertaris desa itu sungguh sangat baik tapi mengapa jalan lanjutanya malah di buat asal jadi,” ujarnya.
“Tapi yang kudengar Kepala Desa Sukadame alergi jumpa sama kalian selaku wartawan ini entah kenapa kami pun kurang tau,” ujarnya.(lin)
Wawako Suryadi Nurdal Lantik 3 Pejabat Eselon II
kota
Pemerintah Serahkan Bantuan Perbaikan Rumah pada Masyarakat Terdampak Bencana Hidrometeorologi
kota
Bupati Solok Terima Silaturahmi Forum Ketua KAN Kabupaten Solok
kota
Bangunan Cafe Ilegal di Jalan Bambu Medan Timur Jadi Simbol Kebocoran PAD, Camat Sudah Layangkan Surat Tapi Pemilik Membandel
kota
Aman! Tim Jibom Den Gegana Back Up Polres Padangsidimpuan Dispose Granat Militer di Batunadua
kota
sumut24.co ASAHAN, Dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Polres Asahan menggelar kegiatan doa bersama dan pemberian s
News
sumut24.co ASAHAN, Polres Asahan menggelar kegiatan Apel Satkamling dan Penyerahan Piala Satkamling Polres Asahan Polda Sumatera Utara, ber
News
Tapsel sumut24.co PT Agincourt Resources (PTAR), pengelola Tambang Emas Martabe, resmi mengajukan hak jawab kepada redaksi sumut24.co meny
kota
Pemko Pematangsiantar kembali menggelar Gerakan Pangan Murah
kota
Launching dan Pendistribusian Buku &lsquoSejarah Perjuangan Masyarakat Kota Pematangsiantar
kota