Jumat, 13 Februari 2026

Dewan Hakim Dilantik, Ini Harapan Menag

Administrator - Minggu, 07 Oktober 2018 09:06 WIB
Dewan Hakim Dilantik, Ini Harapan Menag

MEDAN I Sumut24.co Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin meyakini keberadaan 135 orang dewan hakim yang bertugas dalam pelaksanaan Musabaqoh Tilawatil Quran tingkat Nasional (MTQN) XXVII 2018 ini mampu memberikan penilaian objektif, transparan dan akuntabel. Karena itu diharapkan event besar ini semakin berkualitas dalam berbagai hal.

Baca Juga:

“Tentu kualitasnya harus meningkat, bukan hanya pelaksanaan, tetapi juga pesertanya dan yang diperlombakan juga semakin beragam. Tidak hanya soal tilawah, hafalan, tetapi sudah beragam yang diperlombakan, termasuk para pemenangnya nanti,” ujar Menag usai Pelantikan Dewan Hakim dan Panitera serta Dewan Pengawas MTQN XXVII 2018 di Hotel Santika Medan, Sabtu (6/10) malam bersama Gubernur Sumut H Edy Rahmayadi dan Wakil Gubernur H Musa Rajekshah.

Melalui mekanisme seleksi dewan hakim yang cukup ketat, hal itu membuat Lukman optimis akan independensi para penilai kualitas peserta lomba yang diikuti 34 provinsi se-Indonesia. Ditambah lagi dengan sistem digitalisasi elektronik, objektivitas, transparansi dan akuntabilitas bisa terwujud. Sehingga diharapkan peningkatan kualitas MTQ secara keseluruhan bisa membaik.

“Jadi melalui seleksi tim rekrutmen itu tersendiri. Semua usulan dari setiap provisni tidak begitu saja diterima oleh kepanitiaan. Jadi dewan hakim itu adalah orang-orang pilihan,” jelasnya.(W03)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Kelurahan Siumbut Umbut Berhasil Raih Juara II Lomba Poskamling se-Polda Sumut
Hak Jawab: PT Agincourt Resources Klarifikasi Isu Pelarangan Jurnalis
Pemko Pematangsiantar kembali menggelar Gerakan Pangan Murah
Launching dan Pendistribusian Buku ‘Sejarah Perjuangan Masyarakat Kota Pematangsiantar
Pemkab Asahan Resmikan Portal SJIG, Perkuat Perencanaan Pembangunan Berbasis Data Geospasial
TP PKK dan IAD Asahan Perkuat Sinergi Pemberdayaan Perempuan dan Pengembangan UMKM
komentar
beritaTerbaru