Jumat, 10 April 2026

Dialog Publik Mencegah Mengurai Tingkat Kekerasan Seksual Terhadap Anak Digelar di Kabupaten Toba

Administrator - Selasa, 05 September 2023 05:15 WIB
Dialog Publik Mencegah Mengurai Tingkat Kekerasan Seksual Terhadap Anak Digelar di Kabupaten Toba

 

Baca Juga:

Balige I Sumut24.co

Wakil Bupati Toba, Tonny M. Simanjuntak menyampaikan Dialog Publik Mengurai Tingkat Kekerasan Seksual Terhadap Anak dan Upaya Pencegahan di Kabupaten Toba bertujuan bagaimana kita membuat solusi, dan pengurangan tentang kekerasan seksual yang ada di Kabupaten Toba.

Hal ini disampaikan Tonny dalam sambutannya pada Dialog Publik Mengurangi Tingkat Kekerasan Seksual Terhadap Anak dan Upaya Pencegahan di Kabupaten Toba yang digelar di Gedung Sentra Pemuda, Soposurung,Balige, Senin (4/9/2033).

Kegiatan ini dilaksanakan oleh PIKI (Persatuan Intelegensi Kristen Indonesia (PIKI) bekerjasama dengan DPC Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Kabupaten Toba dan BPC Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Kabupaten Toba beserta para perwakilan dari setiap kecamatan yang ada di Toba.

Menurut Tonny yang juga sebagai Ketua PIKI Kabupaten Toba bahwa latar belakang dilakukannya dialog publik ini agar semua masyarakat dan semua perwakilan dari setiap desa dan kecamatan agar bisa bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Toba untuk mengurangi dan memberantas kekerasan seksual yang terjadi di Kabupaten Toba.

Ia pun mengucapkan terima kasih kepada para narasumber dan para peserta dari seluruh perwakilan desa dan kecamatan.

Sebelumnya digelar kebaktian bersama peserta.

Ketua Panitia, Mekar Sinurat mengucapkan terima kasih atas kerja sama setiap DPC GAMKI/BPC GMKI Toba, Pemerintah Kabupaten Toba, dan perwakilan sejumlah Gereja yang ada di Kabupaten Toba atas terselenggaranya kegiatan ini.

Dialog Publik ini dilakukan karena adanya kasus pelecehan seksual yang terjadi di Toba . Diharapkan melalui dialog dapat masukan untuk mengurangi terjadinya pelecehan

Selanjutnya Ketua PIKI Sumatera Utara yang diwakili Sekretaris , Sarma Hutajulu dalam sambutannya mengatakan Toba status gawat dalam hal kekerasan seksual.

“Semoga dengan adanya kegiatan dialog ini bisa berkurang kekerasan seksual di Kabupaten Toba,” katanya.

Ia menambahkan dalam hal ini perlunya kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Toba

“Semoga kegiatan Dialog Publik ini dapat berguna dan kekerasan seksual di Kabupaten Toba berkurang dan tidak ada lagi,” kata Sarma Hutajulu menambahkan.

Sebagai narasumber M. Tansiswo Siagian,Pdt.DR. Halomoan Marpaung, dan Ervina Marimbun R.Siahaan.(wln)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Dugaan Pemain 'Sisipan', Panitia Pelaksana Porwasu Dituding Tak Kompeten: Gubsu Bobby Harus Bertindak
UNPAB dan Konsulat Jenderal Malaysia Perkuat Kolaborasi Internasional Lewat Program Diplomat Talk 2026
WFH di Kemenimipas Tetap Prioritaskan Produktivitas dan Layanan Digital Optimal
Rakerwil LLDIKTI Wilayah I 2026 di Berastagi: Dorong Kampus Lebih Inklusif, Adaptif, dan Berdampak
Menindak Lanjuti Gerakan Indonesia Asri, Kelurahan Terjun Bersama Ormas Menindak Lanjuti Terasli Dengan Gotong Royong
BATALYON PARAKO 463 PASGAT LEPAS PRAJURIT PANCAWARA MELAKSANAKAN SATGAS PAMTAS RI-PNG TH 2026.
komentar
beritaTerbaru