Sabtu, 13 Juni 2026

Dihadiri Bupati Tapsel Dolly Pasaribu, Penandatanganan Nota Kesepahaman antara PT. NSHE dan Universitas Sumatera Utara untuk Pengembangan Proyek PLTA Batangtoru yang Berkelanjutan

Administrator - Selasa, 25 Juli 2023 11:23 WIB
Dihadiri Bupati Tapsel Dolly Pasaribu, Penandatanganan Nota Kesepahaman antara PT. NSHE dan Universitas Sumatera Utara untuk Pengembangan Proyek PLTA Batangtoru yang Berkelanjutan

Medan | Sumut24.co

Baca Juga:

PT. North Sumatera Hydro Energy (PT. NSHE) dan Universitas Sumatera Utara (USU) dengan telah menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) untuk melakukan kerja sama strategis dalam hal Pendampingan, Pengkajian dan Penerapan Teknologi serta Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Kepada Masyarakat, guna mendukung Pengembangan Korporasi dan Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia yang Berkelanjutan di Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Batangtoru.

MoU ini dilakukan di Auala/Ruang Meeting Rektorat Universitas Sumatera Utara,dihadiri langsung Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) Dolly Pasaribu,Medan Selasa 25/7/23,mencerminkan komitmen kuat dari kedua belah pihak untuk bersama-sama memajukan proyek PLTA Batangtoru dengan menggabungkan pengetahuan, pengalaman, dan sumber daya yang dimiliki oleh PT. NSHE dan keunggulan akademis dari Universitas Sumatera Utara.

Berikut adalah poin-poin utama yang tercakup dalam Nota Kesepahaman:

1. Pendampingan, Pengkajian, dan Penerapan Teknologi: PT. NSHE dan USU akan saling bekerja sama dalam menerapkan teknologi terkini yang berkelanjutan dalam operasional PLTA Batangtoru. Universitas Sumatera Utara akan memberikan panduan teknis dan saran ahli yang berhubungan dengan pengembangan teknologi terbaru di sektor energi dan kelistrikan.

2. Pendidikan dan Pelatihan: Melalui MoU ini, PT. NSHE dan USU sepakat untuk menyelenggarakan program pendidikan dan pelatihan bagi karyawan PT. NSHE yang terlibat dalam proyek PLTA Batangtoru. Tujuan dari program ini adalah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang terlibat dalam proyek dan memastikan bahwa mereka memiliki keterampilan dan pengetahuan yang relevan.

3. Penelitian Kolaboratif: Kedua belah pihak akan merangkul penelitian bersama dalam berbagai aspek teknologi energi terbarukan, manajemen lingkungan, dan pembangunan berkelanjutan yang berhubungan dengan PLTA Batangtoru. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi perkembangan PLTA Batangtoru dan mendorong inovasi dalam sektor energi.

4. Pengabdian kepada Masyarakat: PT. NSHE dan USU berkomitmen untuk bersama-sama melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di sekitar area proyek. Melalui program-program ini, akan dilakukan berbagai kegiatan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, memberdayakan ekonomi lokal, dan meningkatkan kesadaran tentang pentingnya energi terbarukan.

Dalam keterangannya, Fauzi Leilan sebagai Direktur Urusan Luar PT. NSHE menyatakan, “Kami optimis dengan potensi kerja sama ini. MoU dengan Universitas Sumatera Utara akan memberikan dukungan yang sangat berarti bagi proyek PLTA Batangtoru. Kami percaya bahwa kolaborasi ini akan membawa manfaat jangka panjang dan berkontribusi positif bagi masyarakat sekitar area proyek PLTA Batangtoru melalui beberapa program kerja kami.”jelasnya

Muryanto Amin sebagai Rektor Universitas Sumatera Utara juga dengan baik menyambut penandatanganan nota kesepahaman antara PT. NSHE dengan USU ini. Peran USU sebagai mitra akan didasarkan pada pengalaman luas dibidang penelitian, pendampingan, serta pengkajian, yang diharapkan dapat berkontribusi secara holistik dalam pengembangan internal PT. NSHE, melampaui batasan penerapan teknologi semata.

MoU ini diharapkan akan menjadi landasan kuat bagi PT. NSHE dan Universitas Sumatera Utara untuk mencapai tujuan bersama dalam memajukan proyek PLTA Batangtoru serta berkontribusi positif dalam pengembangan sektor energi terbarukan di wilayah Tapanuli Selatan.

*Sekilas tentang PLTA Batangtoru*

PLTA Batangtoru dengan kapasitas 510 MW merupakan salah satu progam Pemerintah Republik Indonesia melalui PT PLN (Persero) untuk memenuhi kebutuhan listrik untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi, khususnya di Sumatera. Pembangunan PLTA ini sejalan dengan program Pemerintah Indonesia untuk meningkatkan bauran energi terbarukan yang ramah dan lingkungan dengan target mencapai 23% di tahun 2025. Proyek ini juga merupakan wujud kerjasama erat antara Pemerintah Republik Indonesia dan RRC, melalui PJBI dan SDIC Power yang merupakan bagian dari grup usaha PT PLN (Persero) dan SDIC Group yang merupakan dua BUMN besar dari masing-masing negara. Dengan mensinergikan seluruh sumberdaya yang dimiliki, maka PLTA Batangtoru dibangun dan dioperasikan dengan standar kelas dunia, sehingga menjadi pembangkit listrik yang handal untuk menopang sistem kelistrikan di Sumatera.zal

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Pemkab Solok Sambut Kepulangan Jamaah Haji dari Tanah Suci Mekah di Asrama Haji Padang
Rentetan Kecelakaan di Proyek Jalan Nasional Aek Kanopan, JAM PMII Minta Satker dan PPK Dicopot
Polisi Menyamar Jadi Pembeli, Kurir Sabu di Pantai Labu Gagal Kabur Usai Dikejar Petugas
Senator M. Nuh Dorong Akses Kesehatan untuk Warga Daerah Terbatas Melalui Khitanan dan Pengobatan Gratis di Dairi
Syaikh DR Reza Abdul Jabbar Kunjungi Masjid Agung, Ini Pesannya
Terungkap! Belanja LPJU Rp291 Miliar Jadi Paket Pengadaan Terbesar Pemko Medan Tahun 2026
komentar
beritaTerbaru