Jumat, 10 April 2026

Terkait Serangan Hama Tikus di Simalungun POPT-PHP Propinsi Langsung Meninjau

Administrator - Jumat, 17 Februari 2023 07:14 WIB
Terkait Serangan Hama Tikus di Simalungun POPT-PHP Propinsi Langsung Meninjau

 

Baca Juga:

Simalungun l Sumut24.co Lahan Sawah pertanian Nagori Panombean Kecamatan Panombeian Panei Informasi yang di peroleh dari media, terkait adanya serangan hama tikus yang terjadi di areal pertanian persawahan milik masyarakat petani di Nagori Panombean Kecamatan Panombeian Panei Kabupaten Simalungun yang luasnya mencapai ratusan hektar (Ha), sehingga menyebabkan para petani di nagori itu terancam gagal Panen.

Membaca informasi tersebut, Kordinator Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman dan Pengamat Hama Penyakit (POPT-PHP) di Kantor UPT Perlindungan Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Ketahanan Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumatera Utara, turun kelokasi bersama Dinas Pertanian Kabupaten Simalungun dan masyarakat petani untuk melakukan survey lapangan.

Koordinator POPT-PHP, Kappi Saragih mengakui serangan Hama Tikus benar terjadi di Desa (Nagori) Panombean, namun luasnya tidak mencapai ratusan hektar, hanya di beberapa lokasi dari luas Pertanaman Padi Sawah di Desa Panombean Dusun (Huta) Panombean Toba.

Kappi menjelaskan bahwa, serangan hama tikus tersebut terjadi secara spot-spot, di beberapa lahan Kelompok Tani (Poktan), seperti di Dusun Panombean Toba yaitu Poktan Berdikari luas lahan yang diserang hama kurang lebih 1.5 Ha, dan Poktan Tunas Tani kurang lebih 1 Ha, Dusun Parlanggean yaitu Poktan Saroha 2 kurang lebih 1 Ha, Dusun Bah Bane yaitu Poktan Melati kurang lebih 0.2 Ha, Dusun Sipinggan yaitu Poktan Tosika kurang lebih 2 Ha dan Poktan Maju kurang lebih 2 Ha.

“Tindakan pengendalian yang harus dilakukan petani adalah sanitasi lingkungan pertanian dengan membersihkan saluran saluran air dan semak semak yang ada sekitar pertanaman padi,”kata Kappi.

Menurut Kappi Pengendalian Hama Tikus yang efektip dilakukan setelah selesai panen sampai pengolahan tanah lakukan perburuan massal, kemudian setelah tanam s/d umur 45 HST (hari setelah tanam) lakukan pengumpanan beracun.

“Setelah padi berumur 45 HST s/d panen pengumpanan beracun sudah tidak efektip mengingat padi sudah primordial (bunting), sehingga tikus lebih tertarik/suka terhadap padi tersebut, maka yang dapat dilakukan adalah pengemposan dan sanitasi lingkungan,”jelas Kappi.

Lebih lanjut Kappi menjelaskan bahwa areal yang terserang hama tikus di Nagori Panombean, umur pertanaman dilapangan 30-50 HST. Sementara nagori yang lain kondisi pertanaman tidak terserang hama tikus karena kondisi pertanaman masih bera dan umur pertanaman rata rata 7 – 30 HST.

Disampaikan Kappi, areal tersebut terserang dikarenakan dekat dengan areal sawit yang sedang replanting, dan kondisi pola tanam yang tidak serentak. “Sebelumnya sudah diinformasikan petugas lapangan (penyuluh) untuk tanam serempak, dan perburuan tikus pun juga sudah dilaksanakan pada areal tersebut,”ucap Kappi.

Untuk membantu para petani dalam menanggulagi hama tikus tersebut, Kappi menyampaikan bahwa pihaknya bersama Dinas Pertanian Kabupaten Simalungun telah memberi bantuan Racun Tikus dan ikut turun ke lapangan melaksanakan gerakan pengendalian massal pengumpanan pada tanggal 14 Pebruari 2023 lalu pada areal yang terserang tersebut dan tetap menyampaikan monitoring dilapangan ke Dinas Ketahanan Pangan Holtikultura Provinsi Sumatera Utara.(LP)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
beritaTerkait
PT.Japfa aksi Peduli Penanganan Sampah Bersama Masyarakat Di Danau Toba.
Penyidik Polres Batubara Diduga Alergi Wartawan Ditanya Soal Junaini Ditetapkan Tersangka, Halomoan Gultom : Gak Ada Hak Bapak Tanyakan Itu
Kadis Kesehatan drg Irma Suryani MKM mencanangkan Kesatuan Gerak PKK KB
Kejatisu Pastikan Soal Dugaan Korupsi PUPR Sumut Tuntas,   Mulai Kepemimpinan Bambang Pardede & Marlindo Harahap jadi sorotan
Ketua Pewarta Berikan Baju Kebesaran ke Kasi Humas dan Kanit Paminal Polrestabes Medan
Jumat Barokah dan Sambut HUT ke-7 Pewarta.co, Ketua Pewarta Bagi-bagi Sembako ke Pengemudi Betor dan Jukir
komentar
beritaTerbaru