Rabu, 08 April 2026

Komisi III DPRD Pakpak Bharat Gelar RDP Dengan Distributor Dan Asiosasi Pedagang Pupuk

Administrator - Senin, 11 April 2022 14:03 WIB
Komisi III DPRD Pakpak Bharat  Gelar RDP Dengan Distributor Dan Asiosasi Pedagang Pupuk

PAKPAK BHARAT I SUMUT24.co Langkanya pupuk subsidi di Kabupatan Pakpa Bharat mendapat tanggapan dari Komisi III DPRD Kabupaten Pakpak Bharat menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Asosiasi Pedagang Pupuk Dan Distributor Pakpak Bharat di ruang rapat Dprd pada hari Senin (11/4).

Baca Juga:

 Ketua komisi III Ragat Manik,melalui Marido Padang menjelaskan pertemuan tersebut dilaksanakan terkait langkanya pupuk bersubsidi yang berdampak pada masyarakat petani ,” RDP ini sudah yang ketiga kali kita laksanakan atas kelangkaan pupuk bersubsidi  dengan pihak Distributor dan Asosiasi Pedagang Pupuk Pakpak Bharat” ujar Marido.

 Lebih lanjut politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mengatakan “Distributor dan pihak Asosiasi pupuk agar memberikan kontribusi kepada masyarakat luas,tetap memberikan pendistribusian pupuk semaksimal mungkin dan sedaya mampu sesuai dengan Rencana Defenitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) yang diajukan pihak kelompok tani,” katanya

 Sementara Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Elhidayat Berutu dalam pertemuan tersebut menghimbau ke pihak Distributor dan  kios pupuk tidak menjual pupuk subsidi diatas Harga Eceran Tetap (HET) yang dikeluarka pemerintah ,” Jika ada keluhan masyarakat terkait harga jual pupuk subsidi kepada masyarakat pihaknya akan memberikan sangsi,” kata Elhidayat.

 Ketua Asosiasi Pedagang Pupuk Pakpak Bharat,Paima Banurea saat dikonfirmasi mengatakan menurut distributor yaitu Manik Pratama Jaya dan Manik Pratama Karya kelangkaan pupuk dari pusat 

 Kami dari Asosiasi Pedagang Pupuk Pakpak Bharat yang mewakili sebanyak duapuluh kios,kalau memang kelangkaan pupuk subsidi tersebut memang benar.

Paima Banurea lebih lanjut mengatakan pupuk urea baru didistribusikan kepada petani masih sekitar tiga ratus ton lebih sedangkan dari kuota seribu tujuh ratus delapan puluh ton untuk Kabupaten Pakpak Bharat,”Kami mengusulkan ke pihak Distributor untuk penebusan pupuk tersebut satu pintu melalui Asosiasi, dan Asosiasi melaporkan nantinya kepada Bupati kemudian DPRD serta Dinas Pertanian dan Dinas Koperasi Dan UMKM, 

pihak Komisi III Dan Distributor sangat setuju dengan usulan dari Asosiasi yang kami ajukan,” ujarnya.(rbm)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Kejagung Geledah dan Sita Puluhan Aset Tambang Terkait Dugaan Korupsi PT AKT
Tangis 34 Keluarga Polisi Pecah! Istri Tersangka Dugaan Penipuan Malah Bebas, Gaji Tersisa Rp300 Ribu, Nasib Mereka Kini Menggantung
Melukis Harapan di Cirebon
Line Up Pralan, s FC vs Kowar Siantar, Turunkan Pemain Terbaik
Lantik 12 Pejabat, Menaker: Jabatan Bukan Sekadar Posisi, Layanan Publik Harus Jadi Prioritas
Inalum Tingkatkan Keamanan Internasional Melalui Simulasi ISPS Code di Kuala Tanjung
komentar
beritaTerbaru