Medan | Sumut24
Di tengah membaiknya perekonomian, kondisi ketenagakerjaan Sumatera Utara pada triwulan II 2016 menunjukkan penurunan, meskipun persepsi terhadap triwulan mendatang kembali meningkat.
Baca Juga:
Hal ini dikatakan Kepala kantor Bank Indonesia Wilayah Sumut, Difi Johansyah.
“Konsumen masih memandang pesimis terhadap ketersediaan lapangan kerja pada triwulan II 2016, tercermin dari Indeks Ketersediaan Lapangan Kerja Saat Ini yang kembali menunjukkan tren penurunan,â€katanya Kamis (20/10).
Dikatakannya, hal ini diperkirakan sejalan dengan kinerja kategori industri pengolahan yang kembali tumbuh melambat. Sementara itu, kesejahteraan penduduk Sumatera Utara pada triwulan II 2016 terindikasi membaik, yang tercermin dari Nilai Tukar Petani yang meningkat dan profil kemiskinan yang membaik.
“Optimisme akan perbaikan perekonomian pada triwulan IV 2016 masih cukup kuat. Perekonomian Sumatera Utara pada triwulan IV 2016 diperkirakan berada pada kisaran 5,2%-5,6% (yoy). Sumber utama pertumbuhan perekonomian pada triwulan mendatang diperkirakan masih bersumber dari kokohnya permintaan domestik sementara perbaikan dari sisi eksternal dapat dikatakan masih relatif terbatas,â€ujarnya.
Ditambahkannya, perbaikan perekonomian ini mampu diimbangi dengan realisasi inflasi yang terjaga. Inflasi Sumatera Utara pada triwulan IV 2016 diperkirakan berada pada kisaran 4,5 ± 0,5% (yoy). Perkiraan kembali menurunnya tekanan inflasi terutama didorong oleh peningkatan tekanan inflasi kelompok Volatile Foods dan Administered Prices sementara tekanan inflasi inti relatif menurun.
“Meskipun inflasi tahun kalender Sumatera Utara hingga bulan Juli 2016 masih relatif rendah, yaitu 2,2% (yoy), namun inflasi Sumatera Utara masih dihadapkan pada beberapa risiko. Meskipun demikian, tingginya komitmen Tim Pengendalian Inflasi Daerah se-Sumatera Utara dalam mencapai realisasi inflasi yang rendah dan stabil mampu mendorong kembali terjangkarnya inflasi pada sasaran yang telah ditetapkan sebelumnya,â€pungkasnya.(W04)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News