Medan | Sumut24
Menjelang Hari Raya Idul Adha 1347 Hijriah, persediaan hewan kurban di Sumatera Utara semakin meningkat. Ketersediaan ini meningkat jika dibanding dengan persediaan hewan kurban tahun lalu.
Baca Juga:
Kepala Dinas Peternakan Sumut, Parmohonan Lubis mengatakan, saat ini pihaknya sudah memastikan keamanan pasokan semua hewan kurban. Bahkan, pihaknya sudah menyediakan stok lebih.
“Saat ini stok sapi untuk kurban lebih dari cukup. Tahun lalu sapi itu sebanyak 30 ribuan ekor. Nah, tahun ini stok untuk Sumut, semua terhitung dari kabupaten dan kota, sebanyak 48 ribuan ekor,” ujarnya Selasa (6/9).
Dijelaskannya, pihaknya sudah menyediakan semua kebutuhan masayarakat terkait hewan kurban. Tidak hanya sapi, kerbau dan kambing juga disiapkan dengan pasokan yang aman.
“Kalau kerbau untuk kurban, di Sumut ada sekitar 17 ribu ekor. Sedangkan untuk kambing sangat banyak sekali. Populasinya saja sekitar 800 ribuan ekor. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir, untuk keperluan kurban, hewan-hewan itu sudah tersebar di semua kabupaten dan kota,” ungkapnya.
Selain itu, Parmohonan menerangkan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan di setiap kabupaten dan kota yang tersebar di Sumut. Koordinasi tersebut dilakukan, agar tetap melakukan pengawasan terkait kesehatan hewan kurban.
“Di masing-masing kabupaten dan kota, kami sudah ada petugasnya untuk melakukan pengawasan. Kami juga sudah koordinasi dengan dinas terkait. Semua hewan kurban akan diperiksa kesehatannya,” katanya.
 Semua petugas dari kabupaten dan kota, sudah melakukan rapat koordinasi di Kota Medan, untuk diberi bekal dan pemahaman terkait kurban.
“Kami sudah undang, dan kumpulkan, kami sudah rapat. Semua petugas akan melakukan pengawasan, dan nanti mereka juga akan melaporkan jumlah kurban. Sebab, hewan kurban itu kan motongnya tidak di rumah potong hewan, tapi di masjid, komplek dan perumahan warga,” jelasnya,
Ditambahkannya, para petugas di lapangan, juga sudah menyebarkan informasi, pemahaman melalui browsur kepada masyarakat. Apabila ada ciri-ciri hewan yang tidak sehat, maka diminta untuk segera melaporkan ke Dinas Peternakan.(W04)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News