Jumat, 13 Februari 2026

Dugaan Mark Up Anggaran Bimtek PKK dan BPD, Asosiasi BPD dan BPMPD saling Lempar Bola

Administrator - Kamis, 04 Agustus 2016 21:46 WIB
Dugaan Mark Up Anggaran Bimtek PKK dan BPD,  Asosiasi BPD dan BPMPD saling Lempar Bola

Serdang Bedagai-Sumut24

Baca Juga:

Pelaksanaan Bimbingan Tekhnis (Bimtek) Ibu ibu PKK Desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) beberapa bulan lalu ke Bandung menggunakan Anggaran Dana Desa (ADD) sebesar Rp 10 juta perorang berbuah pahit.

Akibatnya, para ibu ibu PKK (Istri Kepala Desa-red) dan Ketua BPD pun harus diperiksa pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Sergai secara bergiliran.

Mirisnya lagi, pihak penanggungjawab dalam pelaksanaan Bimtek seperti Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) dan Asosiasi BPD saling lempar bola.

Ketua Asosiasi BPD Sergai Sarjono saat dikonfirmasi melalui selularnya, kamis (4/8) terkait hal ini mengatakan bahwa Asosiasi BPD hanya membuat permohonan untuk bimtek dan selanjutnya pihak BPMPD Sergai lah yang mengambil alih dari permohonan tersebut.

“Asosiasi BPD hanya membuat permohonan saja ke BPMPD Sergai agar dilakukan pelatihan bagi BPD selanjutnya pihak BPMPD yang memprosesnya. Sedangkan masalah dananya pihak Desa langsung stor ke BPMPD”ucapnya.

Bahkan, Sarjono membantah keras bahwa bimtek ke Unjani dengan anggaran ADD sebesar Rp 10 juta per ketua BPD dan PKK  itu merupakan kerja sama antara Unjani dengan Asosiasi BPD Sergai.

“Kami tidak tau menahu tentang kerjasama yang dilakukan oleh pihak BPMPD dengan LPPM Universitas Jendral Ahmad Yani (UNJANI). Coba tanya langsung ke BPMPD jangan kami yang disalahkan”katanya.

Terpisah, Kepala BPMPD Karno Siregar saat dikonfirmasi berkeras mengatakan bahwa kapasitas BPMPD hanya di minta sebagai pendamping bukan penyelenggara kegiatan tersebut, bahkan Karno juga mengatakan bahwa Bimtek itu atas kerja sama Asosiasi BPD Sergai ke UNJANI sedangkan BPMPD di minta untuk mendampingi.

“Itukan masih dalam pemeriksaan jadi sah sah saja belum belum sampai mengarah lebih jauh” ucapnya singkat.

Sementara itu pihak kejaksaan Sergai terus menggilir ketua PKK dan BPD untuk dilakukan pemeriksaan. Kamis ( 4/8) giliran kecamatan Teluk Mengkudu keluar masuk ruang penyidik intelijen Kejari Sergai, sedangkan untuk Kecamatan Pantai Cermin, Tanjung Beringin dan Sei Rampah sudah dilakukan pemeriksaan. Namun sayangnya pihak kejaksaan belum bisa memberikan keterangan.(Bdi)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Peringati Bulan K3 Nasional, PLN UID Sumatera Utara Gelar Donor Darah Dan Mini Medical Check Up
UIP SBU Terima Penghargaan Pada Safety Town Hall Meeting PLN 2026
Perkuat Meritokrasi, Polri Konsolidasikan Asesor Assessment Center
Gelar Pelatihan Desa Siaga Bencana, PLN Perkuat Kesiapsiagaan Masyarakat Hadapi Bencana
Inalum Hilirisasi, Bangun Smelter Terpadu Rp104 Triliun di Kalbar
APMPEMUS Sumut Nilai SPPG Sei Rampah Belum Layak, Soroti Luas Bangunan dan Pengelolaan Limbah
komentar
beritaTerbaru