Jumat, 13 Februari 2026

Kadis Pendidikan Dituding Tukang Peras

Administrator - Kamis, 04 Agustus 2016 13:08 WIB
Kadis Pendidikan Dituding Tukang Peras

KOTAPINANG | SUMUT24

Baca Juga:

Mahasiswa dan Elemen Masyarakat Labuhanbatu Selatan Gruduk kantor DPRD setempat untuk menyampaikan aspirasi atas buruknya kinerja Kepala Dinas Pendidikan Labusel. Massa menuding Kadis melakukan pemerasan terhadap rakyat dengan adanya pembelian baju batik, baju olah raga dan tas kepada para siswa sekabupaten Labuhanbatu Selatan, Rabu (3/8).

Mahasiswa membawa pengeras suara dan poster berbagai tulisan dan meminta Kadis Pendidikan Abdul Manan di tangkap. Bahkan spontanitas  menyegel kantor DPRD Labusel dan meminta agar DPRD memanggil dan menghadirkan Kadis Pendidikan agar menjawab tuntutan para pendemo atas tudingana pemerasan yang terjadi.

Karena di anggap bertanggung jawab atas terjadinya “Pemaksaan” pembelian baju batik,baju olah raga dan tas seharga Rp300.000,- yang memberatkan orang tua siswa. Mahasiswa juga menidesak Dinas Pendidikan dan DPRD agar menjelaskan Amanat Undang undang No 47 tahun 2008 tentang wajib belajar. Karena telah di anggap gagal membangun dunia pendidikan di Labusel.

Para pendemo juga membagikan kepada pengguna jalan dan masyarakat berupa selebaran surat edaran berupa tuntutan yang di sampai ada  beberapa point.

Diantaranya, meninta Bupati dan Kepala Dinas Pendidikan segera  mengeluarkan surat edaran penghentian pembelian baju batik, baju olah raga dan tas seharga Rp 300.000 ,- kepada murid.

Menangkap dalang kebijakan pengadaan pembelian baju batik, baju olah raga dan tas tersebut. Meminta Bupati dan DPRD meminta maaf kepada masyarakat Labuhanbatu Selatan.

Para pendemo terlihat kesal karena dalam aksi tersebut para anggota dewan banyak yang  tidak masuk kantor.Mereka hanya di sambut H.Zainal seorang diri anggota DPRD dari Fraksi PDIP.

Aksi penyegelan kantor DPRD terus akan dilakukan massa pendemo dan mereka tidak akan membubarkan diri. Berencana menduduki gedung dewan sampai malam  Tetap menunggu Kadis Pendidikan hadir di gedung dewan untuk menjawab tuntutan mereka. Para pegawai yang bertugas kantor dewan pulang lebih awal karena kantor mereka disegel massa. (NM) =============== Aksi demo di depan gedung DPRD Labusel. SUMUT24/NM

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Peringati Bulan K3 Nasional, PLN UID Sumatera Utara Gelar Donor Darah Dan Mini Medical Check Up
UIP SBU Terima Penghargaan Pada Safety Town Hall Meeting PLN 2026
Perkuat Meritokrasi, Polri Konsolidasikan Asesor Assessment Center
Gelar Pelatihan Desa Siaga Bencana, PLN Perkuat Kesiapsiagaan Masyarakat Hadapi Bencana
Inalum Hilirisasi, Bangun Smelter Terpadu Rp104 Triliun di Kalbar
APMPEMUS Sumut Nilai SPPG Sei Rampah Belum Layak, Soroti Luas Bangunan dan Pengelolaan Limbah
komentar
beritaTerbaru