Jumat, 13 Februari 2026

Dialog Tokoh Lintas Agama | MUI : Tidak Akan Pernah Terjadi Kisruh Berbau Agama di Batubara

Administrator - Selasa, 02 Agustus 2016 12:18 WIB
Dialog Tokoh Lintas Agama | MUI : Tidak Akan Pernah Terjadi Kisruh Berbau Agama di Batubara

LIMA PULUH | SUMUT24

Baca Juga:

Pada dasarnya agama manapun di Indonesia ini tidak ada anarkis, bermusuhan dan saling membunuh, seperti yang terjadi di belahan dunia ini kasus terorisme itu bukan lah Islam. Sebab Islam tidak pernah mengajarkan anarkis dan Islam menganjurkan perdamaian di muka bumi ini

“Coba saja kita lihat di Kecamatan Lima Puluh ini Masjid dan Gereja berdiri berdampingan, ini mencontohkan bahwa di Batubara tidak ada ketersinggungan yang menimbulkan konflik umat beragama,” kata Ketua DP MUI Kabupaten Batubara H Ghazali Yusuf, dalam pertemuan dialog dengan para tokoh lintas agama, yang digagas Polres Batubara, Senin (1/8) di aula Mapolres setempat.

Hadir Kapolres Batubara AKBP S Bonaparte Silalahi SIk, Dandim 0208 / As yang diwakili Kapten Inf H Rangkuti, Ketua MUI H Ghazali Yusuf, Kakan Kemenag Batubara diwakili KTU H Ahmad Sofyan MA, Bupati Batubara diwakili Kakan Kesbang Pol Linmas Elvis Afianto, Ketua FKUB Abd Rahman, Camat, Kapolsek dan Danramil se-Batubara.

Menurut Ghazali Yusuf, tidak pernah Gereja dan Masjid bermusuhan, karena banyak ceramah orang Islam di Mesjid tidak pernah pula menyinggung orang yang ada di Gereja, yang sering terjadi karena ketersinggungan itu.

“Jangan lah kita merasa agama kita merasa paling benar dan dengan memeluk agama itu menjamin kita bisa masuk surga, buang bahasa itu jauh-jauh. Karenanya mari kita jaga sama-sama kekondusifan dan kenyamanan beragama di Kabupaten Batubara ini, sehingga tidak terjadi perpecahan,” pinta Ghazali.

Kapolres Batubara AKBP S Bonaparte Silalahi SIK dalam arahanya mengatakan, semua harus faham di Negara Indonesia adalah bangsa yang mejemuk dengan berbagai macam suku dan agama dan kita harus merima itu. Karena memang perbedaan adalah suatu keindahan, dan kita hari ini bukan mencari siapa yang paling benar. “Mari kita sama-sama mengarahkan warga untuk bisa memahami pentingnya kerukunan itu demi terciptanya kondisi aman di daerah,” kata Bonaparte.

Menurut Kapolres, adanya kejadian di Tanjung Balai itu telah memunculkan isu-isu perpecahan antara umat beragama dan membuat situasi daerah yang tidak kondusif. Maka dari itu untuk mengantisipasi kita melakukan pertemuan agar peristiwa tersebut tidak terjadi Batubara.

“Kita semua memang bebas untuk beragama, namun itu semua ada aturan yang tidak boleh dilanggar, karenanya mari sama -sama kita jaga daerah yang sangat kita cintai ini,” ucap Bonaparte.

Ketua FKUB Batubara Abd Rahman, untuk meminimalisir konflik, pemerintah harus memfasilitasi dialog, memberi anggaran kepada ormas untuk saling dialog.

“Kerukunan itu mahal harganya, kami mengapresiasi Kapolres Batubara yang tanggap menyikapi kerusuhan di Tanjungbalai, langsung mengumpulkan kita pukul Sabtu 03.00 dinihari itu,” kata Ketua FKUB Batubara.

Pantauan SUMUT24, pertemuan ini diakhiri dengan penandatanganan pernyataan sikap yang berisikan, berperan secara proaktif dalam upaya menjaga stabilitas keamanan,ketertiban, dan kerukunan antar umat beragama di Kab.Batubara.

Menjadi contoh dan teladan bagi seluruh anggota, masyarakat dalam upaya menjaga kerukunan antar umat beragama.

Mendukung proses penegakan hukum dalam upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di Batubara.Bersama-sama menjaga sarana dan prasarana rumah ibadah dari gangguan pihak yang tidak bertanggung jawab.

Bersedia menjadi penyampai informasi dan mengajak seluruh anggota dan masyarakat mengenai arti penting kerukunan dan kebersamaan antar umat beragama. Bersama-sama bertekad menjaga kondusifitas dan menolak segala bentuk anarkisme di Batubara. (jo)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
JNE Berikan Bonus Puluhan Juta untuk Skuad Cosmo JNE FC yang Berprestasi membela Timnas di ajang Asia
Dorong Percepatan Perbaikan Jalan Nasional dan Pengembangan Pengolahan Sampah Terpadu Pemkab Solok Perkuat Sinergi dengan DPR RI
Bupati Solok Buka Sosialisasi dan Advokasi Akreditasi Perpustakaan Tahun 2026
Dorong Pengelolaan Sanitasi dan Sampah Terpadu Berbasis Wilayah Pemkab Solok Perkuat Sinergi dengan Kementerian PU
Melestarikan Tradisi Leluhur, Ribuan Warga Tanjung Beringin Semarakkan Gebyar Pawai Obor Sambut Ramadan 1447 H
Nelayan Pesisir Pantai Bedagai Gelar Isra’ Mi’raj, 400 Anak Yatim Menerima Santunan
komentar
beritaTerbaru