JNE Berikan Bonus Puluhan Juta untuk Skuad Cosmo JNE FC yang Berprestasi membela Timnas di ajang Asia
JNE Berikan Bonus Puluhan Juta untuk Skuad Cosmo JNE FC yang Berprestasi membela Timnas di ajang Asia
kota
TANJUNGBALAI | SUMUT24 Mengantisipasi perkembang biakan nyamuk Aedes Aegypti yang dapat menyebarkan virus Demam Berdarah Dengue (DBD), Dinas Kesehatan Tanjungbalai melakukan fogging (pengasapan) di setiap di lingkungan tempat tinggal warga. Salah satunya di Jalan Lorong Sipirok, Kecamatan Tanjungbalai Selatan, Rabu (27/7).
Baca Juga:
- JNE Berikan Bonus Puluhan Juta untuk Skuad Cosmo JNE FC yang Berprestasi membela Timnas di ajang Asia
- Dorong Percepatan Perbaikan Jalan Nasional dan Pengembangan Pengolahan Sampah Terpadu Pemkab Solok Perkuat Sinergi dengan DPR RI
- Bupati Solok Buka Sosialisasi dan Advokasi Akreditasi Perpustakaan Tahun 2026
Kepala Dinas Kesehatan Tanjungbalai Drg H Azhari Sima mengatakan, pelaksanaan fogging ini dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran nyamuk Aedes Aegypti dimusim hujan. “Hal tersebut kita lakukan untuk mengatisipasi penyebaran nyamuk Aedes Aegypti yang dapat menyebarkan penyakit demam berdarah,†ujarnya.
Dikatakannya, pelaksanaan fogging tersebut dilakukan di beberapa wilayah kecamatan dan kelurahan yang dianggap rawan terjadinya benyebaran nyamuk Aedes Aegypti.
“Kita terus melakukan pelaksanaan fogging di lingkungan tempat tinggal warga yang dianggap rawan terjadinya penyebaran nyamuk Aedes Aegypti,†tandasnya. Seperti berita sebelumnya masyarakat diimbau mewaspadai penyebaran penyakit DBD yang berpotensi terjadi pada musim hujan seperti saat ini.
“Pada kondisi seperti ini perlu ditingkatkan kebersihan lingkungan sebagai upaya pencegahan munculnya penyakit DBD,†kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Tanjungbalai dr Azhari Sima, Senin (25/7).
Menurutnya, penyebaran nyamuk demam berdarah biasanya cenderung meningkat pada musim hujan, meskipun di Tanjungbalai belum ada ditemukan kasus DBD.Namum perlu diantisipasi perkembangbiakan nyamuk aedes aegypti yang menyebabkan penyakit demam berdarah.
Azhari menjelaskan, perkembang biakan dan pertumbuhan nyamuk demam berdarah juga akan meningkat bersamaan buruknya pola hidup masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Nyamuk tersebut tidak memerlukan media air yang banyak untuk menetaskan telur telurnya. Dengan hanya pada genangan air dalam ember kecil yang sudah terbuang, nyamuk tersebut dapat berkembangbiak.
“Nyamuk hanya butuh media air yang tidak langsung bersentuhan dengan tanah, seperti pada bak penampung air, kaleng yang berisi air dan botol-botol bekas,†ucapnya. Setelah menetas dan besar pada waktu yang hanya berumur dua minggu, nyamuk-nyamuk tersebut akan dapat menyebarkan penyakit kepada manusia. Perkembangbiakan nyamuk itu juga sangat cepat dengan jumlah yang banyak.
Untuk itu mencegah penyebaran DBD membutuhkan partisipasi masyarakat dengan menjaga kebersihan lingkungan sekitarnya. Seluruh benda yang dapat menyebabkan genangan air harus disingkirkan untuk menghindari pengambangbiakan nyamuk. “Untuk itu kita mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan. Serta melakukan “3M†yakni mengubur, menutup, dan menguras,“ ujarnya. (irz)
JNE Berikan Bonus Puluhan Juta untuk Skuad Cosmo JNE FC yang Berprestasi membela Timnas di ajang Asia
kota
Dorong Percepatan Perbaikan Jalan Nasional dan Pengembangan Pengolahan Sampah Terpadu Pemkab Solok Perkuat Sinergi dengan DPR RI
kota
Bupati Solok Buka Sosialisasi dan Advokasi Akreditasi Perpustakaan Tahun 2026
kota
Dorong Pengelolaan Sanitasi dan Sampah Terpadu Berbasis Wilayah Pemkab Solok Perkuat Sinergi dengan Kementerian PU
kota
Sergai sumut24.co Tradisi menyambut datangnya Bulan Suci Ramadan dengan pawai obor kembali menggema di Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupat
News
Sergai sumut24.co Dalam semangat berbagi dan menyisihkan rezeki, Nelayan Pesisir Pantai Bedagai menggelar peringatan Isra Miraj Nabi Muh
News
Medan Sumut24.coTudingan salah satu penyebab kebocoran Pendapan Asli Daerah (PAD) dari bidang reklame yang menyebutkan dirinya sebagai pel
Hukum
Tolong, Presiden Prabowo! Inilah Jeritan Tanah Leluhur, Ketua Adat Siregar Siagian Minta PT Agincourt Resources Segera Bayar Ganti Rugi
kota
Tidak Kooperatif, Polres Palas Didesak Jemput Paksa DH
kota
Kasus Dugaan Penggelapan Dana Peserta Plasma FKI Mandiri 9,5 M Statusnya Naik Sidik
kota