Jumat, 13 Februari 2026

Menko Polhukam Tutup NSICC- Gubernur Sumut Minta NSICC Digelar Setahun Sekali

Administrator - Senin, 25 Juli 2016 12:10 WIB
Menko Polhukam Tutup NSICC- Gubernur Sumut Minta NSICC Digelar Setahun Sekali

PARAPAT | SUMUT24 Menteri Koordinator (Menko) Politik Hukum dan Keamanan (Polhukam) Luhut Binsar Panjaitan mengimbau 7 kabupaten pemilik Danau Toba serius mendukung program pemerintah dalam pengembangan Danau Toba sebagai destinasi wisata bertaraf internasional. Imbauan tersebut disampaikan Luhut dalam acara penutupan Kompetisi Paduan Suara Internasional The 1st North Sumatra International Choir Competition (NSICC) di Open Stage Parapat, Simalungun, Sabtu (24/07/2016) malam. Hadir dalam acara penutupan Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Ir H Tengku Erry Nuradi MSi, Ketua TP PKK Sumut Evi Diana Erry, Perwakilan Kementerian Pariwisata, Deputi Kementerian Pengembangan Ekonomi Kerakyatan, Regional CEP Mandiri Regional Sumatera I Parlin Hutahean, Ketua Panitia NSICC 2016 Jones Celnov Lubis, Penasehat De ’Ualu Devi Simatupang, Pembina De ’Ualu RE Nainggolan dan sejumlah tokoh masyarakat diantaranya JA Ferdinandus. Juga hadir Bupati Simalungun JR Saragih, Bupati Tobasa, Bupati Karo Terkelin Brahmana, Bupati Batubara OK Arya Zulkarnain, Wakil Wali Kota Tanjung Balai, jajaran FKPD Sumut, Kepala Dinas (Kadis) Kebudayaan dan Pariwisata Sumut Elisa Marbun, Kadis Kehutanan Sumut Halen Purba, Plt Kadis Pendidikan Arsyad Lubis, Kadis Tenaga Kerja Sumut Bukit Tambunan, Asisten Perekonomian Sumut Binsar Situmorang. Luhut menyatakan, NSICC merupakan salah satu kegiatan yang dapat menggelorakan Danau Toba sebagai destinasi wisata bertaraf internasional. “Pemerintah serius mengembangkan Danau Toba sebagai destinasi wisata internasional. Untuk itu, masyarakat yang ada di sekitar Danau Toba harus menyiapkan diri menyambut kehadiran wisatawan mancanegara,” pesan Luhut. Keseriusan pemerintah mengembangkan Danau Toba, sebut Luhut, ditandai dengan menyiapkan berbagai infrastruktur pendukung diantaranya jalan tol Medan menuju Tebing Tinggi hingga ke Parapat. Selain itu, pemerintah dalam waktu dekat akan mengembangkan Bandara Sibisa di Kabupaten Toba Samosir (Tobasa) sebagai penunjang akses masuknya wisatawan dari berbagai negara. “Untuk menampung wisatawan dari luar negeri, pemerintah juga akan membangun kawasan hunian, resort, gedung konfrensi bertaraf internasional diatas lahan seluas 500 hektar. Lokasinya nanti tidak jauh dari Bandara Sibisa,” jelas Luhut. Target kunjungan wisawatan mancanera secara nasional tahun 2017 sebanyak 10 juta orang, terbesar dari Tiongkok, kemudian Amerika dan sejumlah negara eropa. “Di masa mendatang, pemerintah mengedepankan sektor pariwisata akan menyumbang income terbesar, tidak lagi dari sektor industri. Untuk itu, saya berharap pemerintah kabupaten dan seluruh masyarakat mendukung program ini,” harap Luhut. Secara tegas Luhut juga mengimbau masyarakat di sekitar Danau Toba untuk membiasakan diri mengedepankan pelayanan sebagai masyarakat sadar wisata. “Saya masih mendengar ada wisatawan mancanegara yang di palak dengan dikenakan ongkos yang tidak sesuai tarif. Ini tidak boleh terjadi lagi. Mari kita kedepankan pelayanan dan kenyamanan,” ajak Luhut. Luhut juga menegaskan, pemerintah akan menertibkan perusahan kawasan Danau di Toba yang dapat merusak lingkungan dan kualitas air Danau Toba. “Keramba ikan tidak boleh ada lagi di Danau Toba. Karena itu bisa merusak kualitas air. Begitu juga Toba Pulf jangan sampai merusak lingkungan di sekitar Danau Toba. Karena itu, masyarakat juga kita harapkan meningkatkan kesadaran akan pentingnya perlindungan lingkungan Danau Toba,” sebut Luhut. Dalam kesempatan itu, Luhut juga mengapresiasi seluruh tim paduan suara yang telah ikut berpartisipasi dalam Kompetisi Paduan Suara Internasional yang pertama di Parapat. Demikian juga sejumlah kontingen paduan suara dari sejumlah negara yang sengaja mengirimkan perwakilannya ikut NSICC 2016. “Tidak lupa terima kasih kepada Dewan Juri NSICC yang datang dari beberapa negara. Ini menjadi kehormatan tersendiri bagi kami, karena para juri mau terlibat dalam event ini,” ucap Luhut. Sementara Gubernur Sumut, Tengku Erry Nuradi meminta pelaksanaan NSICC digelar setahun sekali. Sebelumnya, pelaksanaan NSICC direncanakan akan berlangsung tiap dua tahun sekali yang terjadwal akan berlangsung di Istana Maimun dengan tuan rumah Kota Medan pada 2018 mendatang. “Saya minta, NSICC digelar setahun sekali. Pemerintah Provinsi akan memasukkan anggaran pelaksanaan NSICC dalam APBD Sumut tahun anggaran 2017. Kegiatan ini sangat positif dalam merangsang tingkat kunjungan wisatawan mancanegara ke Sumatera Utara, terutama ke Danau Toba,” ujar Erry. Erry juga menyebutkan, tingkat kunjungan wisatawan mancanegara ke Sumut tidak lebih dari 250 ribu orang pada tahun 2015. Jumlah tersebut diharapkan akan mengalami peningkatan mencapai 1 juta orang tiap tahunnya. “Untuk itu, kita berharap 7 kabupaten pemilik Danau Toba terus meningkatkan sinergi dengan Pemerintah Provinsi dalam upaya mengembangkan kawasan wisata Danau Toba,” ajak Erry. Ketua Pantia NSICC 2016 dari De ‘Ualu, Jones Celnov Lubis mengatakan, pelaksanaan Kompetisi Paduan Suara Internasional berlangsung sukses selama 6 hari sejak 18 hingga 24 Juli 2016. “Kita pantas berbangga hati, karena kegiatan ini diikuti 58 tim dari berbagai daerah di Indonesia dan sejumlah negara, seperti Fhilipina dan Taiwan. Jumlah penyanyi saja mencapai 1200 orang. Dengan official, pendamping dan crew mencapai 2 ribu orang,” sebut Jones. (ism)

Baca Juga:
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Dorong Percepatan Perbaikan Jalan Nasional dan Pengembangan Pengolahan Sampah Terpadu Pemkab Solok Perkuat Sinergi dengan DPR RI
Bupati Solok Buka Sosialisasi dan Advokasi Akreditasi Perpustakaan Tahun 2026
Dorong Pengelolaan Sanitasi dan Sampah Terpadu Berbasis Wilayah Pemkab Solok Perkuat Sinergi dengan Kementerian PU
Melestarikan Tradisi Leluhur, Ribuan Warga Tanjung Beringin Semarakkan Gebyar Pawai Obor Sambut Ramadan 1447 H
Nelayan Pesisir Pantai Bedagai Gelar Isra’ Mi’raj, 400 Anak Yatim Menerima Santunan
PT Sumo Tolak Tudingan Pihaknya Menyebabkan Kebocoran PAD Medan Dari Sektor Reklame, Ini Kata Riza
komentar
beritaTerbaru