INDRA PURA | SUMUT24
   Ratusan hektare sawah di Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batubara, diserang hama ulat gulung dan Blast, mengancam hasil panen akbit hama ini menuntut keseriusan petani.
   Salah seorang petani di Desa Tanahtinggi, Kec. Air Putih M Karya Bakti, kepada wartawan Minggu (17/7) membenarkan maraknya hama ulat gulung dan blast yang mengganggu tanaman padi petani.
” Hama ini menyerang tanaman padi sejak usia satu bulan atau lebih. Menurut saya akibat daun yang digulung ulat itu mengakibatkan terganggunya proses pematangan padi sehingga padinya kosong, ” ujar M Karya Bakti.
  Petugas Pengamat Hama Padi (PHP) Kec Air Putih Selamat yang juga KUPT Pertanian mengatakan, hama ini tidak membahayakan produksi padi.
Â
” Memang benar beberapa desa pertanian di Airputih diserang hama ulat gulung dan blast. Tapi itu tidak membahayakan, tinggal lagi keseriusan petani saja merawat tanamannya,” kata Selamat.
  Dia juga meyakini hama ini tidak akan mengganggu produksi padi di Air Putih. Bahkan optimis panen yang akan datang akan berhasil.
  Pemerhati pertanian Batubara H Guntur Sinaga Senin (18/7) mengatakan, isu hama seperti ini kerap dimanfaatkan pihak-pihak tertentu untuk meraup keuntungan.
  ” Mereka mendatangi petani yang padinya terkena hama, lalu memasarkan produk-produk untuk mengatasinya. Padahal penanganan hama seperti itu tidak selalu dengan produk-produk yang ditawarkan oknum-oknum yang bermakud meraup keuntungan itu, ” ucap Guntur. (jo)
Baca Juga:
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News