Tokoh Birokrat dan Pejuang Koperasi, H. Muhammad Husni Wafat, Ini Sejumlah Jabatan Menterengnya
Tokoh Birokrat dan Pejuang Koperasi, H. Muhammad Husni Wafat, Ini Sejumlah Jabatan Mneterengnya
kota
PROFESI tertentu membutuhkan karyawan untuk bekerja dalam shift. Walaupun mungkin tampak nyaman, bekerja shift juga memiliki kelemahan terhadap kesehatan sang karyawan.
Baca Juga:
- Tokoh Birokrat dan Pejuang Koperasi, H. Muhammad Husni Wafat, Ini Sejumlah Jabatan Menterengnya
- Asisten Deputi Kementerian Koperasi RI H. Muhammad Husni Wafat, CEO Sumut24 Group Rianto SH MH Berduka
- Raja Luat Losung Batu Anugerahkan Penghargaan kepada Kapolres Padangsidimpuan, Bukti Pengayoman untuk Masyarakat Adat
Bekerja dalam shift, terutama di malam hari, ternayata memengaruhi jam tubuh dan menyebabkan gangguan dalam sistem dan siklus tidur. Sayangnya, sebuah studi telah menekankan pada gangguan tidur berkepanjangan karena shift kerja meningkatkan risiko pengeroposan tulang.
Peneliti dari University of Colorado di Amerika Serikat membuat subyek penelitian di laboratorium, di mana selama 3 minggu mereka tidur setiap hari 4 jam berikutnya dari hari sebelumnya, sehingga menghasilkan 1 hari jadi 28 jam.
Orang-orang diizinkan untuk tidur hanya 5,6 jam per 24 jam, karena tidur pendek umum untuk malam dan pergeseran pekerja. Saat terjaga, orang-orang makan jumlah kalori dan nutrisi yang sama selama penelitian.
Sampel darah diperoleh pada awal dan setelah 3 minggu manipulasi tidur untuk pengukuran bioamarker tulang. Enam dari pria berusia antara 20 sampai dengan 27 tahun, sedangkan empat lainnya berusia antara 55-65 tahun.
Para peneliti menemukan, setelah 3 minggu, semua orang telah mengalami penurunan secara signifikan tingkat pembentukan tulang disebut P1NP. Penurunan ini lebih besar untuk orang-orang usia muda dari laki-laki yang lebih tua: penurunan 27 persen banding 18 persen, kata para peneliti.
“Perubahan keseimbangan tulang ini menciptakan sebuah potensi pengeroposan tulang yang dapat menyebabkan osteoporosis dan patah tulang,” kata Christine Swanson dari University of Colorado yang dikutip Zeenews, Senin (4/4/2017).
Tingkat resorpsi tulang penanda CTX tetap tidak berubah. Indikasi bahwa tulang tua bica memecah tanpa tulang baru yang terbentuk, kata para peneliti.
“Data ini menunjukkan bahwa gangguan tidur mungkin merugikan metabolisme tulang, ketika pertumbuhan tulang dan akrual sangat penting untuk kesehatan tulang jangka panjang,” pungkasnya.
Tokoh Birokrat dan Pejuang Koperasi, H. Muhammad Husni Wafat, Ini Sejumlah Jabatan Mneterengnya
kota
Asisten Deputi Kementerian Koperasi RI H. Muhammad Husni Wafat, CEO Sumut Group Rianto SH MH Berduka
kota
Raja Luat Losung Batu Anugerahkan Penghargaan kepada Kapolres Padangsidimpuan, Bukti Pengayoman untuk Masyarakat Adat
kota
Kapolres Padangsidimpuan AKBP Dr. Wira Prayatna Tekankan Stabilitas Keamanan Saat Buka Puasa Bersama Lintas Elemen di Ramadan 1447 H
kota
Humanis di Bulan Ramadhan, Satreskrim Polres Padangsidimpuan Turun ke Jalan, Bagikan 50 Paket Takjil untuk Warga
kota
TMMD ke127 Kodim 0212/Tapsel Dapat Apresiasi Mabesad, Harapan Baru Bangkit Pascabencana, Ketua Tim Wasev Sudah Terlaksana dengan Baik
kota
Wasev Mabesad Tinjau TMMD ke127 Kodim 0212 Tapanuli Selatan, Pastikan Pembangunan Tepat Sasaran dan Menyentuh Rakyat
kota
Genjot Infrastruktur Pasca Bencana, Tim Wasev Mabesad Tinjau Langsung TMMD ke127 di Tapanuli Selatan
kota
TMMD ke127 Kodim 0212/TS Ditinjau Wasev Mabesad, Dipastikan Target Tuntas Sebelum 11 Maret 2026
kota
Call Center 110 Jadi Andalan Warga, Polres Padangsidimpuan Bubarkan Keributan Remaja di Samping Masjid Raya AlAbror
kota