Res Narkoba Polres Sergai Gulung Bandar dan Pengedar Serta Kurir Shabu, BB nya 7,00 gram

105
SERDANG BEDAGAI | SUMUT24.co
Polres Serdang Bedagai (Sergai) melalui Reserse Sat Narkoba Polres Sergai berhasil menggulung 3 (tiga) pelaku penyalagunaan narkotika jenis shabu.
Adapun ketiga tersangka terdiri dari Bandar, Pengedar dan Kurir masing-masing, Sudirman Lubis alias Dirman (53), warga Dusun Ladang Lama II, Desa Seibuluh, Kecamatan Teluk Mengkudu, Sergai. Saipul Abdi alias Cobra (40), warga Desa Jamur Pulau, Kecamatan Perbaungan, Sergai dan Hendra Wahyudi (35), warga Dusun I, Desa Padang Matinggi, Kecamatan Padang Sedipuan.
Dari ketiganya Polisi berhasil mengamankan barang bukti shabu dengan total keseluruhan seberat brutto 7,00 gram, 1 (satu) unit handphone warna putih merk stwabery dan 9 (sembilan) klip kosong plastik transparan.
Kapolres Sergai, AKBP H Juliarman Eka Putra Pasaribu melalui Kasat Res Narkoba, AKP Martualesi Sitepu SH MH, Rabu (14/8/2019) sore kepada wartawan menjelaskan, awal penangkapan ketiga tersangka pada hari, Senin (12/8/2019) siang sekira pukul 13.00 WIB.
“Ketiga tersangka pelaku penyalahgunaan narkotika jenis shabunditangkap pada saat tim opsnal Resnarkoba Polres Sergai terlebih dahulu berhasil menangkap tersangka Sudirman Lubis alias lubis di kediamannya.
Dari tangan tersangka ungkap AKP Martualesi, tim berhasil menemukan barang bukti shabu seberat brutto 5,01 gram. Kemudian dilakukan introgasi terhadap tersangka bahwa barang bukti tersebut diperoleh terhadap tersangka Saipul abdi alias cobra untuk memesan satu jie paket sabu.
“Saat itu juga tim sudah stanbay dilokasi untuk memancing tersangka, Saipul Abdi alias Cobra, namun bukan tersangka cobra yang datang kelokasi melainkan suruhan yang sebagai kurir atas nama tersangka Hendra wahyudi,” kata AKP. Martualesi Sitepu.
Setelah dilakukan introgasi sbung mantan orang nomor satu di Mapolsek Kutalumbaru Polrestabes Medan ini, terhadap tersangka Hendra yang sebagai kurir mengaku bahwa dirinya di suruh tersangka cobra untuk mengambil
uang terlebih dahulu oleh tersangka Sudirman alias Dirman.
Saat itu, lanjut AKP Martualesi, tersangka Hendra mengaku bahwa tersangka Saipul Abdi alias Cobra berada dirumah, kemudian tim melakukan penangkapan terhadap tersangka Cobra dan berhasil ditangkap dikandang kambing berikut barang bukti shabu seberat brutto 1,08 gram,” Jelas Kasat Res Narkoba.
Dari hasil introgasi tersangka Cobra mengaku bahwa barang haram tersebut diperoleh dari warga galang yang tidak diketahui identitasnya. Dan tersangka setiap kali memesan sebanyak 1 jie dengan harga Rp 700 ribu, dan di jual kembali sebesar Rp 750 ribu terhadap tersangka Sudirman.
Bahkan setiap kali pemesan tersangka cobra memesan dengan cara melalui via seluler jumpa dibantaran sungai ular. Selain itu tersangka Saipul Abdi alias Cobra sudah lama menjadi target Res Narkoba Polres Sergai selama satu bulan.
“Ketiga tersangka dikenakan pasal 114 sud 112 UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara.” ungkap Kasat Narkoba, AKP Martualesi Sitepu.
Sementara, Saipul Abdi alias cobra bapak tiga anak ini kepada wartawan mengaku baru dua bulan menjalan barang haram tersebut.
“Baru dua bulan saya jual shabu ini bang, sebelumnya saya kerja mocok-mocok dan berencana mau kerja di kalimantan,” kilah Cobra
Begitu juga dikatakan bapak tiga anak ini, Hendra Wahyudi kepada awak media mengatakan bahwa dirinya baru satu bulan jual sabu dan mendapatkan keuntungan sebesar Rp 20 ribu/paket dan itupun hanya menjualkan barang dari pak ipul.
“Baru satu bulan saya jual sabu bang, dan itupun karna disuruh pak ipul, karna pamili ya kita bantu. setiap jual shabu hanya mendapatkan Rp20 ribu/paket. Karena keburu ditangkap saya tidak jadi merantau ke Kalimantan bekerja sebagai operator, nyesal saya bang,” ucap Wahyudi dengan wajah tertunduk lesu.(W02)
Loading...