Puluhan PNS Tobasa Marah Pj Bupati Tobasa H Silaen Bakal Ditolak

1236

TOBASA | SUMUT24

Sejumlah 20 orang PNS dari lingkungan Pemkab Tobasa mewakili 87 orang korban SK 123 Tahun 2015, Selasa (19/1) menemui Kapolres Tobasa AKBP Jidin Siagian, SH, MH.

Mereka menyampaikan pemberitahuan sesuai dengan rencana para PNS tersebut akan melakukan unjuk rasa menuntut Pj Bupati Toba Samosir Hasiholan Silaen, SH, Jumat (22/1).

Para PNS pejabat structural Eselon II, III, dan IV pada pertemuan di kamar kerja Kapolres Tobasa, mengungkapkan perasaan kesal dan menilai Pj Bupati Hasiholan, SH dinilai telah begitu berani mengangkangi surat perintah Komisi Aparatur Sipil Negara (KSN).

Surat Mendagri dan surat perintah Gubsu, yakni surat perintah untuk mengembalikan para pejabat structural yang dikorbankan Plt Bupati Tobasa Liberty Pasaribu SH M.Si, melalui Surat Keputusan maut Nomor 123 Tahun 2015.

“Kami dengan terpaksa harus melakukan unjuk rasa, bahkan kami akan melaporkan Pj Bupati Hasiholan Silaen ke Kapolda, karena Hasiholan Silaen sebagai Pj Bupati yang diperintahkan oleh Gubernur sesuai dengan Surat Komisi Aparatur Sipil Negara Nomor. B/455/KASN/5/2015 tanggal 31 Mei perihal surat pembatalan Surat Keputusan Bupati Tobasa Nomor. 123 Tahun 2015 yang ditanda tangani Plt Bupati Tobasa Liberty Pasaribu,” ujarnya.

Selanjutnya Surat Menteri Dalam Negeri Nomor. 820/5523/OTDA/2015 tanggal 4 Nopember 2015 kepada Gubernur Sumut yang isinya, agar memerintahkan Pj Bupati Tobasa Hasiholan Silaen untuk segera menindak lanjuti surat KASN yang menyebutkan SK Nomor 123 Tahun 2015 versi Plt Bupati Liberty Pasaribu telah melanggar peraturan yang berlaku.

“Bahkan surat perintah Gubernur Sumut tanggal 2 Desember 2015 pun tak digubris oleh Pj Bupati Tobasa Hasiholan Silaen, SH,” ujar Bresman Simangunsong ST, yang bertindak sebagai pimpinan rombongan.

Kapolres AKBP Jidin Siagian MH, berusaha melembekkan hati para PNS pejabat structural yang datang berombongan ke Mapolres Tobasa, bahkan berjanji akan melakukan mediasi dengan Pj Bupati yang saat ini berada di Medan.

Namun, emosi para PNS tersebut tak dapat dibendung lagi, Hasiholan Silaen harus didemo dan akan dipermalukan di depan umum karena begitu beraninya mengangkangi surat atasan bahkan surat perintah Menteri Dalam Negeri, seraya menyerahkan surat pemberitahuan rencana demo, Jumat (22/1).

“Kami juga akan melakukan unjuk rasa ke Gubernur Sumatera Utara, agar Hasiholan Silaen yang tidak lama lagi menduduki jabatannya sebagai Pj Bupati Tobasa, di copot saja. Mahasiswa asal Tobasa di Medan dan Laskar Merah Putih (LMP) Sumut sudah siap berunjuk rasa ke Gubernur Sumut,” ujarnya.

Pihaknya juga akan menyampaikan pengaduan kepada Kapolda Sumut dan menyampaikan beberapa permasalahan setelah Hasiholan Silaen menduduki jabatan sebagai Pj Bupati Tobasa.

Sementara itu, Kapolres Tobasa AKBP Jidin Siagian mengatakan jika para PNS tak bisa mengurungkan niatnya unjuk rasa lagi, pihaknyapun tak bisa berbuat apa-apa lagi.

“Tapi saya masih mengharap agar masing-masing berdamai saja,” imbuh Jidin. (Wel)

Loading...