PP dan IPK Deklarasi Damai di Polresta Medan

0
1138

MEDAN|SUMUT24
Pemuda Pancasila (PP) dan Ikatan Pemuda Karya (IPK), akhirnya sepakat berdamai. Deklarasi damai itu diadakan di Polresta Medan dan dihadiri sejumlah pejabat dari kepolisian, TNI dan Pemko Medan.

Dalam kesempatan itu, Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) PP Kota Medan, AR Batubara menyebut pihaknya siap menjaga kondusivitas Kota Medan. Kata Batubara, dirinya sudah menginstruksikan seluruh kader PP untuk tetap tenang dan menahan diri.

“Saya menyampaikan kepada kita semua yang paling penting bagaimana Kota Medan kondusif. Dan kami dari Pemuda Pancasila telah berjanji kepada masyarakat untuk tetap selalu menahan diri dan tidak terprovokasi dengan isu-isu yang berkembang di lapangan,” kata Batubara di Polresta Medan, Selasa (2/2) sore.

Menurut Batubara, isu-isu yang beredar terkait adanya serangan susulan dari PP sama sekali tidak benar. Kata Batubara, dirinya sudah meredam seluruh kader PP untuk tidak melakukan aksi balasan.

“Mengenai isu-isu yang beredar lewat pesan singkat itu tidak benar. Kami menyampaikan kepada saudara Thomas (Ketua DPD IPK Kota Medan) bahwa isu itu tidak ada,” kata Batubara.

Terkait masalah pengerusakan kantor Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) PP Sumatera Utara di Jalan Thamrin, kata Batubara, diserahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum. Hal senada juga disampaikan Ketua Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Pemuda Karya (DPD IPK) Kota Medan, Thomas Purba.

Kata Thomas, dirinya telah menginstruksikan jajaran untuk tetap menahan diri. Soal masalah pembunuhan kader IPK, ia juga mempercayai penanganan kasus ini kepada polisi.

“Kita serahkan proses hukum ini kepada aparat kepolisian. Dan kami menyatakan, bahwa IPK siap menjaga kondusifitas Kota Medan,” ungkap Thomas.

Sementara itu, Asisten I Pemko Medan yang mewakili Wali Kota Medan, M Musaddad mengatakan sangat mengapresiasi langkah kedua belah pihak. Kata Musaddad, kedepan jangan ada pertikaian ulang antara PP dan IPK.

“Persoalan yang terjadi beberapa waktu lalu, dianggap kedua belah pihak sebagai musibah. Kedua kubu juga telah menginstruksikan bawahannya untuk sama-sama menahan diri,” kata Musaddad mengakhiri.(BS/Rc)