Polsek Firdaus Amankan Pelaku Pembakar Rumah, Motifnya Gegara Warisan

111

SERDANG BEDAGAI | SUMUT24

Polsek Firdaus Polres Serdang Bedagai (Sergai) berhasil mengamankan seorang pelaku pembakar rumah Suburjoni Kolot (65) warga Dusun I Desa Sei Bamban Kecamatan Sei Bamban Kabupaten Sergai.

Pelaku diketahui bernisial TRS alias Teguh (25) warga Dusun V Desa Pon Kecamatan Sei Bamban, Kabupaten Sergai yang tak lain adalah keponakannya sendiri.

Pelaku diciduk Tim Opsnal Polsek Firdaus disebuah bengkel Las yang tidak jauh dari rumahnya, Senin (11/01/20201) sekira pukul 21.00 WIB.

Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang didampingi Kapolsek Firdaus AKP idham Halik kepada wartawan, rabu (13/01/2021) menjelaskan, pelaku ditangkap berdasarkan laporan pamannya ke Mapolsek Firdaus sesuai Laporan Polisi Nomor LP/133/YAN/VIII/YAN.2.6/2020/SU/Res Sergai/Sek Firdaus/tanggal 22 Agustus 2020.

“Berdasarkan laporan tersebut, pelaku kita amankan. Saat ini sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Mapolsek Firdaus,” terang Kapolres.

Dijelaskan Kapolres, kejadian bermula pada hari Jumat tanggal 21 Agustus 2020, sekira pukul 21:00 WIB. Dimana korban sedang tertidur di ruang tamu rumah miliknya, tiba-tiba mendengar suara ribut ribut diluar rumahnya dan diketahui itu adalah kemanakannya sendiri.

Melihat hal itu, korban langsung menghampiri pelaku dan terjadilah adu mulut. Merasa kesal dengan pamannya, korban pun pergi dan kembali lagi dengan membawa 1 botol Aqua yang berisikan minyak bensin dan menyiramkan ke dinding rumah korban dan langsung membakar rumah milik korban.

Selain membakar, lanjut Kapolres, pelaku juga melakukan pelemparan kaca jendela bagian samping rumah milik korban dengan menggunakan batu-bata sehingga mengakibatkan kaca jendela rumah milik korban mengalami pecah.

“Atas perbuatan pelaku, korban mengalami kerugian sebesar Rp 500 ribu dan merasa keberatan sehingga membuat pengaduan ke Mapolsek Firdaus,” jelas Kapolres.

Adapun barang bukti yang diamankan, lanjut Kapolres lagi, yakni 1 botol Aqua, 1 unit Hp merk Nokia warna hitam, 1 buah batubara, 1 batang kayu berdiameter yang kurang lebih 30 Cm yang telah terbakar dan 1 buah pecahan kaca jendela.

“Motif pelaku melakukan pembakaran karna sakit hati terkait harta warisan. Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 187 ayat 1 KUHPidana ancaman hukuman maksimal 12 Tahun Penjara,”pungkas Kapolres.(Bdi)

Loading...