Pengukuhan Abpednas Sumut, Bobby Nasution Terus Mendorong Desa Berinovasi Lewat Skema Kompetisi
sumut24.co ASAHAN, Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution terus mendorong desadesa di Sumut untuk berinovasi dalam p
News
Baca Juga:
- Nama Gubernur Bobby Nasution kembali Tersorot saat Konfrensi Pers OTT Wamenaker di KPK, Ini Keterangan Setyo Budiyanto.
- Gurita OTT Madina, Mengenal Sepupu dan Tangan Kanan Bobby Nasution, DR : Dari Kontraktor ke Pusaran Agen dan Kasus Korupsi Proyek, Mampukah KPK..?
- Lingkaran Top Tunjukkan Taji, Dikky Anugerah Panjaitan Paksakan Musdalub Pramuka Jual Nama Bobby Nasution,Ini Sorotan LHKPN DA
Warga di Sumut Keluhkan Jalan Rusak Akibat Truk Overtonase, Bobby Nasution: Kita Akan Buat Peta Jalan Produksi
Simalungun | Puluhan warga Kabupaten Simalungun mencegat kendaraan yang ditumpangi Bobby Nasution saat Bobby melintasi Jalan Besar Bahapal, Kecamatan Bandar Huluan, Kabupaten Silamungun, Minggu (17/11/2024) siang.
Tujuan mereka adalah untuk menyampaikan langsung kepada Bobby terkait kondisi jalan di daerah mereka yang mengalami rusak parah. Mereka berharap Bobby dapat melakukan perbaikan jalan itu ketika nantinya terpilih sebagai Gubernur Sumut.
"Walaupun ini merupakan jalan (tanggungjawab) kabupaten tetapi kami percaya kepada Pak Bobby bahwasanya Pak Bobby bisa merubah (memperbaiki) jalan ini," kata Farhan, salah satu warga yang ikut mencegat kendaraan Bobby Nasution.
Keterangan Farhan, panjang jalan yang mengalami kerusakan tersebut sekitar 14 Km. Apalagi, tutur Farhan, tak jauh dari lokasi tempat dialog dengan Bobby itu terdapat rumah sakit yang akibat jalan rusak itu dikhawatirkan susah menuju rumah sakit.
"Dari masjid yang bapak lewati tadi, sampai Simpang Laras, kurang lebih 14 kilometer, kalau enggak salah. Karena, Pak Bobby, mengingat disitu kan ada rumah sakit, seandainya ada orang darurat, kan enngak memungkinkan jalan disini," tuturnya.
Sebutnya lagi, selama ini memang belum pernah terjadi kondisi darurat tersebut. Tetapi, karena kondisi jalan yang rusak parah itu, telah banyak truk-truk dan sepeda motor yang mengalami kecelakaan.
"Memang belum pernah kejadian (orang dalam kondisi darurat) melewati jalan ini, tapi jangan sampailah terjadi. Tapi, truk-truk terguling sudah banyak, Pak. Motor masuk parit juga sudah banyak, Pak," katanya.
Lebih lanjut, Farhan juga menjelaskan kerusakan jalan yang terjadi diakibatkan truk-truk yang melintas adalah truk yang overtonase. Disebutkannya juga, masyarakat telah memiliki banyak bukti bahwa truk-truk yang melintas melebihi muatan seharusnya.
"Yang kita pahami penyebab jalan rusak ini adalah truk yang overtonase yang tidak sesuai dengan kapasitas jalannya. Kita juga punya banyak dokumen yang bahwasanya truk ini melebihi tonase. Parahnya lagi, buahnya ini melebihi kapasitas truknya itu, tidak pakai jaring pula. Ini kan berbahaya ini, Pak," jelasnya.
Menanggapi aduan itu, Bobby mengatakan, memang jalan yang rentan mengalami kerusakan adalah jalan area perkebunan. Katanya, saat ini belum ada jalur atau jalan produksi. Artinya jalan yang dapat dilalui kendaraan bertonase besar untuk mengangkat hasil panen.
"Pasti yang rentan jalannya rusak berkaitan dengan area perkebunan. Tapi, kita belum ada jalur, jalan produksi. Jalan produksi itu jalan yang memang dilewati truk-truk besar, jalan yang dilalui truk-truk. Pasti itu beda, jalan biasa yang dilalui kendaraan pribadi dengan jalan yang dilalui truk besar, itu beda," terang Bobby.
Oleh karena itu, langkah awal yang akan dilakukan Bobby ketika nantinya terpilih sebagai Gubernur Sumut adalah membuat peta jalan produksi, agar jalur atau jalan yang dilalui truk-truk bertonase besar bisa tertata rapi.
"Makanya nanti kami akan buat pertama peta jalan produksi. Peta jalan poduksi itu untuk agar tau truk-truk itu lewatnya mana saja, lewat jalan kabupaten, kah, lewat jalan provinsi, lewat jalan nasional, atau lewat jalan yang dia (perusahaan) buat sendiri," bebernya.
"Setelah, itu kalau memang lewat jalan kabupaten, baru nanti kami pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten dan perusahaannya, kita sama-sama. Kami lagi kaji, kami lagi hitung dengan tim, dalam pengkajiannya persentasenya berapa. Misalnya, jalan provinsi 50 atau 40 persen, sisanya kabupaten dengan perusahaan terkait," tutup Bobby. (rel)
sumut24.co ASAHAN, Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution terus mendorong desadesa di Sumut untuk berinovasi dalam p
News
sumut24.co MEDAN, Kesenjangan antara teori dan praktik masih sering terjadi dalam dunia pendidikan, kondisi ini membuat persoalan di tengah
kota
Satgas Saber Pelanggaran Harga, Keamanan dan Mutu Pangan 2026 Monitoring Bapokting di Pasar Bakaran Batu
kota
Padang Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) melalui Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Padang menghadirkan pelatihan voka
News
Bekasi Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) berkolaborasi dengan Shopee Indonesia meluncurkan program Training of Trainers (ToT) Shop
News
Medan Dalam rangka menyambut Tahun Baru Imlek 2577, Musim Mas Group kembali menunjukkan komitmennya terhadap kepedulian sosial dan kehar
Umum
Jakarta, Western Australia menghadirkan peluang yang kuat dan strategis bagi travel agent, tour operator, serta mitra industri pariwisat
Wisata
Medan, STIKES Helvetia menggelar kegiatan tausiah punggahan pada Sabtu (14/02/26) dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadan. Tausi
Info
JAKARTA Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI Komjen (Purn) Firli Bahuri kembalimemenangkan Piala Gong Xi Fa Cai. Kali ini
Sport
Medan Menjelang satu tahun kepemimpinannya, Gubernur Bobby Nasution mengungkapkan lima pejabat eselon II di Pemprov Sumatera Utara memil
News