Polisi Amankan Dua Tersangka Penusukan Menkopolhukam

90

JAKARTA | SUMUT24

Aparat kepolisian langsung bergerak dalam menangani kasus penusukan terhadap Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto. Saat ini, dua orang pelaku berhasil diamankan aparat kepolisian. Dugaan sementara, para pelaku melakukan penyerangan karena terpapar ISIS.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, dalam kasus penyerangan Wiranto, sebanyak 2 orang diamankan. Mereka adalah SA alias Abu Rara, 31, dan FA, 21. Dalam penyelidikan awal, diketahui pelaku penusukan hanya 1 orang yakni SA. Sedangkan FA turut diamankan karena berada di dekat pelaku saat penyerangan terjadi.

“Satu orang pelakunya. Cuma dua orang itu berdekatan. Masih di dalami peran perempuannya,” ujar Dedi di Mabes Polri Jakarta Selatan, Kamis (10/10).

Dugaan sementara, SA terpapar oleh paham radikalisme. Namun, belum diketahui pasti dengan jaringan mana dia terafiliasi. “Pelaku diduga tepapar paham radikal ISIS,” ucap Dedi.

Saat ini Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror sudah diturunkan guna melakukan pendalaman.”Sedang didalami. Indentitas sudah di dapat, di backup Densus 88, apa motifnya terduga tersebut,” pungkas Dedi.

Sebelumnya, peristiwa tidak mengenakkan menimpa Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto. Di tengah kunjungannya ke wilayah Pandeglang, Banten, mendadak ada orang tidak dikenal (OTK) yang berupaya menyerangnya dengan senjata tajam.

Peristiwa ini terekam dalam sebuah video pendek. Tayangan ini kemudian dengan cepat viral di media sosial. Dalam video terlihat Wiranto yang mengenakkan batik hijau baru saja turun dari mobilnya.

Dari arah samping belakang sebelah kiri mendadak OTK tersebut yang mengeluarkan senjata tajam mirip pisau dan berusaha menusuk Wiranto. Akibatnya, mantan Panglima TNI tersebut sampai tersungkur ke tanah. (Red)

Loading...