Poldasu Tangkap 20 Preman, Salah Satunya Ngaku Adik Kombes Pol Illasaruddin

MEDAN | SUMUT24
Tim Pemburu Preman (TPP) Polda Sumut terus melakukan pemberantasan Premanisme yang dianggap meresahkan masyarakat di seluruh penjuru  kota medan. Kali ini, Kamis (28/4) sore Tim Pemburu Preman (TPP) Poldasu berhasil mengamankan 20 orang preman dari Jalan Peteran, Jalan Gatot Subroto dan Jalan Djamin Ginting Padang Bulan, dan
langsung di boyong ke Mapoldasu untuk di lakukan pendataan.

Pantauan di halaman Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumut terlihat para premanisme di data satu persatu, dan selanjutnya para premanisme yang terjaring tersebut di berikan secarik kertas data data pribadi.
Selain mengamankan 20 orang premanisme Tim Pemburu Preman Poldasu juga mengamankan 1 unit sepeda motor Yamaha jenis RK King BK 1236 AR milik Indra warga jalan Mesjid Lorong Sempurna Kecamatan Medan Sunggal.
Sementara Indra (46) kepada wartawan mengatakan, dirinya diamankan saat mengisi bahan bakar minyak (BBM) jenis bensin di Jalan Sunggal.
“Saya lagi mengisi BBM, tiba-tiba Tim Pemburu Preman menghampiri saya, setelah menanyakan surat surat sepeda motor, lalu saya dibawa kemari (Mapoldasu),” sebut Indra bingung

Ditanya apakah surat-surat sepeda motornya lengkap,lalu Indra menyebut, “STNKnya ada, tapi BPKBnya tidak ada bang.”jawab Indra

Selain itu Indra juga mengaku merupakan adik kandung Mantan Direktur Ditbinmas Poldasu Kombes Pol Illasaruddin. ” Benar bang saya adik kandungnya, sewaktu dia tugas di Poldasu, saya sering datang kerumahnya di Komplek Poldasu,” ujarnya.

Indra juga meminta agar pihak kepolisian menghubungi abangnya tersebut yang saat ini sedang menjalani pendidikan di Mabes Polri. “Tolonglah bang hubungi abang saya itu, biar saya ngomong sama dia, agar saya dikeluarkan dari sini, ini nomor teleponnya 0812131414 xx,” ujarnya.

Sementara Kombes Pol Ilasaruddin yang dihubungi wartawan via seluler tidak kunjung mengangkat, begitu juga pesan singkat yang dilayangkan wartawan tidak kunjung dibalas.

Informasi di peroleh dari seorang petugas Tim Pemburu Preman (TPP) Poldasu yang tidak ingin namanya di tulis mengatakan ke 20 premanisme ini saat diamankan lagi melakukan aktifitas seperti Parkir liar, meminta uang SPSI bermain Judi Leng dan bermain kartu dam batu.

“Sedangkan sepeda motor yang kita amankan, diduga hasil curanmor, karna  setelah kita periksa STNKnya mencurigakan, makanya langsung kita amankan,” jelas Tim Pemburu Preman (TPP) Poldasu

Direktur Ditreskrimum Poldasu Kombes Pol Dono Indarto melalui Kasubdit III/Umum AKBP Faisal F Napitupulu SIK MH saat di hubungi mengatakan
akan menyikat habis Premanisme yang selama ini meresahkan masyarakat.

Terkait operasi Pemberantasan Premanisme dilapangan pihaknya akan melakukan pemeriksaan terhadap kumpulan orang atau warga yang dianggap mencurigakan. “Kita akan data mereka ini terlebih dahulu, dan nanti setelah dilakukan pemeriksaan, jika tidak terbukti bersalah akan kita pulangkan dan apa bila nantinya dari hasil pemeriksaan meraka terbukti bersalah akan kita lakukan penahanan,” pungkas  Faisal F Napitupulu. (W08)