Pertamina MOR I Targetkan 30% Pengguna Premium Pakai Pertalite

0
1061

Medan | Sumut24

PT Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I menargetkan 30% dari total volume penjualan bahan bakar minyak (bbm) premium per hari saat ini beralih ke pertalite. Manager Retail Fuel Marketing PT Pertamina MOR I Nurhadiya mengatakan, berbagai upaya akan dilakukan pihaknya untuk mendorong 30% dari total volume penjualan premium saat ini sebanyak 1000 kiloliter (kl) beralih menggunakan pertalite baik kepada stasiun pengisian bahan bakar umum (spbu) langsung maupun kepada masyarakat dengan menggelar undian berhadiah.

“Sejak diluncurkan, pengguna pertalite sudah cukup baik bahkan kami pernah menjual sampai 400 kl. Ke depan penjualan akan terus ditingkatkan dengan target 30% pengguna premium beralih ke pertalite,” katanya disela-sela penarikan undian Pertalite Rejeki Lebih Dekat, Melaju Lebih Jauh di Medan, Senin (11/4).

Kemarin, 94 orang telah memperoleh handphone dan satu orang mendapat hadiah grand prize berupa satu unit sepeda motor dari penarikan undian 490.833 kupon hasil dari pembelian pertalite masyarakat yang sudah dikumpulkan mulai 4 Januari-31 Maret 2016.

Medan merupakan kota pertama diselenggarakan penarikan undian dari periode pertama. Acara ini merupakan apresiasi Pertaminakepada pelanggan yang sudah beralih dari sebelumnya mengonsumsi premium menjadi menggunakan Pertalite.

Nurhadiya mengatakan, walaupun dalam tahap uji coba pasar namun hingga sekarang jumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (spbu) yang menjual Pertalite di Sumut sudah mencapai 50% atau 150 unit dan 310 spbu di Sumbagut. Selanjutnya Pertamina mendorong peningkatan dari sisi volume karena hingga saat ini rata-rata penjualan dari satu outlet belum sesuai target yakni baru 1,5 kiloliter (kl) per hari sementara target yang ditetapkan 3,5 kl per hari. “Karenanya, kami berharap spbu bisa meningkatkan penjualan dengan berbagai cara,” ucapnya.

Adapun beberapa cara yang bisa dilakukan spbu untuk mendongkrak penjualan yaitu menukar atau menambah sarana fasilitas nozzle, menarik atau memengaruhi pengantri premium ke pertalite serta melakukan promosi langsung untuk meningkatkan penjualan ke masyarakat. “Dengan cara itu diharapkan pengantri premium beralih ke pertalite,” jelasnya.

Selain itu dari Pertamina, pihaknya sudah melakukan beberapa cara seperti baru-baru ini bersinergi dengan salah satu bank BUMN untuk membantu pemilik spbu menambah fasilitas nozzle pertalite. Bahkan pertama kali ketika Pertalite mulai dijual, pihaknya sudah merangkul komunitas mobil jelajah Sumut menggunakan bbm Pertalite. “Selanjutnya mungkin akan dilakukan jelajah Sumbagut dengan harapan komunitas mobil terus mendukung menggunakan Pertalite,” pungkasnya.(nis)