Pengurus KB WCP Sumut 2022-2025 Disahkan, Nawal Lubis Sebut Peran Wirawati Masih Sangat Dibutuhkan

MEDAN I Sumut24.co

Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Sumatera Utara (Sumut) Nawal Lubis sebut peran para pejuang perempuan yang tergabung dalam Wirawati Catur Panca (WCP) masih sangat dibutuhkan dalam perjuangan bangsa di masa kini. Terutama dalam upaya penanganan berbagai isu pembangunan yang menjadi konsern Pemerintah saat ini.

Hal tersebut disampaikan Nawal Lubis saat menghadiri pengesahan Keluarga Besar (KB) pengurus WCP Provinsi Sumut periode 2022-2025, di Gedung Bina Graha Pemprov Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 21 A Medan, Selasa (9/8).

“Peran ibu-ibu sekalian masih sangat dibutuhkan untuk membantu Pemerintah dalam menangani berbagai isu pembangunan yang ada. Seperti isu penanganan stunting, kesetaraan gender, kekerasan kepada perempuan dan anak, serta isu lainnya,” ungkap Nawal Lubis.

Sebagai sebuah organisasi pejuang 45 dari kaum perempuan, Nawal juga berpesan agar keutamaan dalam pemberdayaan keluarga kaum perempuan kelaskaran penting untuk terus dibina. Termasuk dalam meningkatkan status sosial wanita pejuang.

“Semangat dan nilai-nilai juang 45 harus tetap dilestarikan dan dapat diimplementasikan ke dalam berbagai perubahan dan kondisi yang ada. Sehingga eksistensi wirawati catur panca dapat terus dipertahankan,” ujar Nawal Lubis.

Berdasarkan Surat Keputusan Nomor SKEP-008/PP/KB-WCP/VIII/2022, Ketua Umum KB WCP Pusat Pia Feriasti Magananda melantik Pengurus KB WCP Provinsi Sumut periode 2022-2025. Antara lain Surawana Sudian sebagai Ketua, Husna sebagai Sekretaris dan Dwi Winda Rini sebagai Bendahara.

Dalam sambutannya, Pia Feriasti Magananda berpesan agar pengurus mampu menggerakkan roda organisasi, dengan konsep dan metode yang dinamis tanpa menghilangkan karakter alami sebagai pejuang perempuan dan sebagai ibu bangsa.

“Filosopi strategis kesatuan dan persatuan menjadi ujung tombak kelanggengan dan keutuhan suatu organisasi. Saya yakin dengan pengalaman yang dimiliki para pengurus terpilih, semua faktor penghambat akan mampu diatasi,” kata Pia Feriasti.

Sebagai informasi, KB WCP didirikan pada tahun 1975 atas inisiasi Tien Soeharto sebagai ibu negara pada masa itu.  Nama Wirawati Catur Panca sendiri mengandung arti pejuang wanita 45. Dimana Wira artinya pejuang, wati artinya wanita, catur artinya 4 dan panca artinya lima.

Pada kesempatan itu, turut hadir, istri Kasdam I/Bukit Barisan Ny Rifky Nawawi, Ketua DHC 45 M Hasyim, Ketua BKOW Sumut Fahrizar Iskandar Hasibuan, serta seluruh pengurus dan anggota KB WCP Provinsi Sumut.red2