Pemkab Solok Respon Cepat Darurat Banjir Bandeng di Nagari Aie Dingin Kec. Lembah Gumanti

ARO SUKA | SUMUT24.co

Pasca banjir bandang di Nagari Aie Dingin Kecamatan Lembah Gumanti Kabupaten Solok yang terjadi Sabtu (08/01/2022) Sekira pukul 17.00 WIB,mengakibatkan 21 unit rumah terkena dampak banjir dengan 88 orang penghuni dan 1 unit masjid. Dari 21 unit rumah 3 diantaranya mengalami rusak ringan dan 1 jembatan juga mengalami rusak ringan.

Respon cepat dalam kedaruratan bencana banjir bandang, Pemerintah Kabupaten Solok Sumatera Barat melalui Dinas Sosial turun kelokasi untuk menyalurkan bantuan kepada para korban.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Solok, Soufitri bersama rombongan langsung turun kelokasi dan melihat langsung kondisi pasca banjir Nagari Aie Dingin. Minggu (09/01/2022).

Dinas Sosial Kabupaten Solok menyerahkan sebanyak 10 Paket bantuan kepada korban terdampak banjir berupa beras, Indomie, minyak, telur dan air mineral sebagai pemenuhan kebutuhan yang bersifat darurat kepada korban dalam situasi kebencanaan.

Soufitri menjelaskan, selain bantuan dari Dinas Sosial Kabupaten Solok, Balai Besar Pendidikan Kesejahteraan Sosial Regional Sumatra juga menyerahkan bantuan berupa matras, makan siap saji, makanan siap saji Balita dan pakaian untuk Balita.

“Bantuan diserahkan kepada korban bencana banjir sebagai pemenuhan kebutuhan yang bersifat darurat dalam kondisi kebencanaan,” jelas Soufitri.

Selain menyalurkan bantuan kepada para korban, Dinas Sosial bersama dengan TRC BPBD Kabupaten Solok juga membantu korban untuk membersihkan material lumpur yang masih menumpuk dirumah warga.

Dari data yang dihimpun sementara, sebanyak 21 unit rumah terkena dampak banjir dengan 88 orang penghuni dan 1 unit masjid. Dari 21 unit rumah 3 diantaranya mengalami rusak ringan dan 1 jembatan juga mengalami rusak ringan. Untuk sementara aliran air bersih dinagari Aie Dingin mengalami putus total.

Dalam upaya penanganan bencana dilokasi banjir belum ada didirikan posko bencana, sektor pendidikan pasca bencana tidak ada mengalami gangguan begitu juga dengan sektor kesehatan jiga tidak terganggu. Pengungsian dan perlindungan belum ada, dan untuk pencarian serta penyelamatan korban tidak ada. Debit air dilokasi bencana sudah mengalami penurunan TMA (50 – 150 cm).

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Solok Soufitri memberikan motivasi serta penguatan kepada masyarakat Nagari Aie Dingin yang menjadi korban banjir untuk dapat lebih sabar dalam menjalani kehidupan pasca banjir.

Dilokasi bencana juga terlihat tim dari Damkar Kabupaten Solok, TNI/POLRI, OPD, beserta relawan dan masyarakat ikut serta dalam membenahi kembali rumah warga yang menjadi korban banjir bandang.(Eli)