Pemkab Asahan Akan Wujudkan Wisata Mangrove di Silau Laut

206

ASAHAN | SUMUT24

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan terima kunjungan Staf Ahli Kemaritiman RI Sahat Pangabean Naiggolan dalam program pengembangan wisata hutan mangrove di Kabupaten Asahan, Jum’at (16/10/2020).

Dalam kunjungannya, Sahat Pangabean Naiggolan mengatakan, bahwa program ini melibatkan semua elemen termasuk lembaga Pendidikan Tinggi seperti Universitas Asahan.

“Kita harap, Pemkab Asahan dan masyarakat bisa merespon program pengembangan wisata mangrove. Dan tentunya harapan kita di daerah Asahan menjadi pusat mangrove di pantai timur”, ujar Sahat.

Didampingi pihak Kementrian Kelautan dan Perikanan (KPP), Sahat menyampaikan, ada beberapa program yang akan dikucurkan diantaranya pembuatan nursery pembibitan mangrove, pembuatan tracking mangrove.

“Berapa tahun ke depan program ini diharapkan tuntas. Dan untuk awal progam, Pemerintah akan mengucurkan dana sekitar Rp 1,5 milyar”, ujar Sahat.

Mewakili Bupati Asahan, Asisten II Pemkab Asahan, Bambang Hadi Suprapto menyambut baik atas program Nasional tersebut akan dilaksanakan di Kabupaten Asahan.

Pemkab Asahan sangat mendukung program nasional tersebut. Apalagi Silau Laut telah memiliki dasar awal pengembangan wisata hutan mangrove.

“Kami sangat mengharapkan daya dukung dari Pemerintah. Semoga apa yang direncanakan dapat terwujud”, ujar Bambang.

Terpisah, Kades Silau Laut Ahmad Sofyan saat dikonfirmasi Wartawan, Senin (19/10/2020) menyampaikan, bahwa harapan yang tinggi akan terciptanya pengembangan wisata hutan mangrove di wilayah Kabupaten Asahan dan khususnya di Silau Laut.

“Dengan pengembangan wisata hutan mangrove bisa meningkatkan pekonomian masyarakat di sekitar wilayah dan masukan pendapatan daerah di Kabupaten Asahan”, ungkap Ahmad Sofyan. (tmp)

Loading...