Pembangunan Tembok Penahan Tanah Telan Rp 1, 1 Miliar Asal Jadi, Kejari Harus Periksa Direktur CV Aryo Bagus Ary

148

MEDAN I SUMUT24.co
Pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) diruas jalan, Dusun IV Lubuk Cincin, Desa Sementara Kecamatan Pantai Cermin – Pematang Sijonam Perbaungan Kabupaten Sergai diduga asal jadi dan harus menjadi perhatian serius aparat penegak hukum. Kejari Sergai Harus Periksa Direktur CV Aryo Bagus Ary untuk mempertanggungjawabkan perbuatannnya, ungkap Ketua Organisasi Mahasiswa dan Masyarakat Bersatu Anti Korupsi Sumatera Utara (OMMBAK-Sumut) Rozi Albanjari kepada Wartawan, Sabtu (17/8). Menurutnya,
“Berdasarkan fakta di lapangan yang kami jumpai, dugaan atas pekerjaan proyek TPT Itu tidak sesuai dengan spesifikasi teknis sangat kentara, baik dari segi adukan material maupun penetapan batu-batu kali yang tidak sesuai dengan grade pekerjaan.
Oleh karena nya, kami meminta kepada dinas PUPR Sergai segera meninjau lokasi, jika diperlukan brsama-sama dengan team OMMBAK Sumut untuk memastikan pekerjaan yang diduga asal jadi tersebut, ucapnya. serta meminta kontraktor bertanggung jawab dan membongkar ulang pekerjaan nya demi tercipta nya suasana kondusif di Serdang bedagai”. Karena, waktu pengerjaan nya juga belum memasuki masa rampung, jadi masih mungkin jik pekerjaan Itu dibongkar ulang dan harus dibangun kembali secara baik, bukan asal-asalan, ucapnya.

Sebelumnya diketahui, “Mirisnya, bahwa berdasarkan keterangan beberapa warga, ada dugaan para pakerja mengurangi kwantitas semen dan bahkan dikabarkan menawarkan semen untuk di jual ke warga sehingga tak lama lagi bangunan itu akan hancur, ucapnya.

Kualitas bangunannya sangat mengkhawatirkan, sebab pekerjaan tersebut diborongkan lagi pada orang yang berbeda-beda sehingga diduga kualitas pekerjaan pun memiliki ketahanan yang berbeda pula.

“Borongan diberikan pada orang-orang yang berbeda, sehingga kualitas pasti berbeda-beda maka dinilai kerjaannya asal jadi tanpa memperhatikan RAB dn spesifikasi tekhnis,”pungkas Rozi.

Diketahui, pekerjaan itu dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Sergai Tahun Anggaran 2019, Volume 1084 M, nilai kontrak Rp 1.194.654.963 dengan kontraktor CV Aryo Bagus, dan tercantum di papan plank proyek tersebut, “Kegiatan ini diawasi oleh tim TP4D Kabupaten Serdang Bedagai”.
Sementara itu ketika dikonfirmasi Kepala Dinas PUPR Sergai, Johan Sinaga melalui telepon selulernya tidak menjawab.

Begitujuga Ketua TP4D Kejari Sergai, Eduward, SH, MH dikonfirmasi soal tersebut juga hingga berita ini disampaikan ke meja redaksi belum ada jawaban.(W03)

Loading...