Pembangunan dan Kemakmuran Masjid Harus Seiring

MEDAN | SUMUT24

Peletakan batu pertama pembangunan menara Masjid Thawalib menjadi kebanggaan umat Islam. Dengan adanya pembangunan menara tersebut menambah jumlah Masjid yang ada di Kota Medan sebanyak 1.300 Masjid. Artinya pertumbuhan umat Islam di Kota Medan sangat pesat. Namun pertumbuhan kuantitas harus diiringi dengan pertumbuhan kualitas, yakni pembangunan sebuah Masjid harus diringi dengan memakmurkan Masjid tersebut.

Hal ini disampaikan oleh Wakil Walikota Medan Ir Akhyar Nasution saat meletakkan batu pertama pembangunan menara Masjid Thawalib di Jalan Singamangaraja Gang Thawalib, Kelurahan Kotamatsum III Medan Kota, Minggu (17/4). Hadir Ketua KHMI Kota Medan Prof DR H Hasyim Purba, Aliansi Pembela Masjid Leo Imsar, Alumni Perguruan Thawalib Hasrul Harun dan warga Thawalib.

Dikatakannya, Masjid di Kota Medan hanya ramai pada waktu tertentu seperti bulan Ramadhan dan peringatan hari keagamaan. Hal ini tidak dapat dibiarkan, melalaui momentum ini diharapkan Masjid Thawalib ini selalau ramai disetiap waktu sholat, apa lagi nantinya Masjid ini memiliki menara baru, insya Allah Adzan akan berkumandang lebih menggema lagi untuk mengajak umat mengerjakan sholat.

“Saya minta kepada BKM Masjid Thawalib¬† dapat merancang berbagai kegiatan, baik itu keagamaan, sosial dan budaya di Masjid ini, agar fungsi Masjid pada zaman Rasulullah tidak hanya menjadi tempat ibadah saja namun menjadi tmpat sosialisasi dan saling bertukar informasi mlealaui berbagai kajian-kajian,”¬† ujar Akhyar.

Menurut Akhyar, Pemko Medan dalam visinya memasukkan unsur religi, dan pemerintah Kota Medan untuk 2016 ini telah melanjutkan dan memulai program unggulan yakni gerakan safari Shubuh berjamaah, safari Jumat, dan magrib mengaji, dengan pembangunan menara Masjid Thawalib ini diharapkan juga turut andil dalam mensukseskan program unggulan pemerintah Kota Medan tersebut.

Ketua Pembangunan menara Masjid Thawalib, M Ridwan SP melapokan, untuk pembangunan tersebut membutuhkan dana sebesar Rp 162.8 juta. Selain itu juga Masjid Thawalib masih memerlukan dana untuk pembangunan dan perawatan Masjid sebesar Rp 99 juta, serta mengganti mobiler yang usang sebesar Rp 99 juta, dana ini dari sumbangan jamaah dan nazar para warga Thawalib. (W07)