Pegawai KPK Beralih Jadi ASN, Ini Kata Novel

147

JAKARTA I SUMUT24.co
Penyidik senior KPK Novel Baswedan menilai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 41 Tahun 2020 tentang Pengalihan Pegawai Komisi Tindak Pidana Korupsi Menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) merupakan tahap akhir pelemahan lembaga antirasuah itu. Menurut Novel, skenario Presiden Joko Widodo (Widodo) sudah jelas menguntungkan koruptor. “Itu (PP) adalah tahap akhir pelemahan KPK, kali ini masalah indepedensi pegawainya. Terlihat dengan jelas Presiden Jokowi berkontribusi langsung terhadap pelamahan dimaksud,” kata Novel saat dikonfirmasi, Minggu (9/8). Ingin hidup 100 tahun? Bersihkan pembuluh darah! Inilah caranya Cara lambat meter listrik dua kali dan bayar hanya 50%! Gadis ini berusia 53 tahun. Ditemukan resep peremajaan wajah Menurut Novel, langkah Presiden Jokowi mengeluarkan PP itu telah memperlihatkan strategi besar pemerintah dalam memberantas korupsi. “Yang akibatnya justru pemberantasan korupsinya yang diberantas, bukan korupsinya. Ironi,” jelas dia. Baca Juga: Bikin Twit soal Pelemahan KPK dan Oligarki, Novel Baswedan Sindir Presiden Jokowi? Saksikan Reza Rahadian & Wulan Guritno di ‘Rumah Kenangan’! [PR] Novel memandang pegawai KPK tidak boleh menjadi ASN apabila ingin memberantas korupsi. Menurut pria yang diserang air panas oleh oknum polisi itu, status ASN akan membuat pegawai KPK tidak independen. “Untuk bisa memberantas korupsi dengan optimal, maka perlu lembaga antikorupsi yang independen. Hal itu juga dinyatakan dalam UNCAC dan The Jakarta Principles, yang telah diratifikasi oleh Indonesia. Lembaga antikorupsi yang independen harus memiliki pegawai yang independen dan mendapat perlindungan negara dalam pelaksanaan tugasnya untuk memberantas korupsi,” kata dia. (Red)

Loading...