Pakpak Bharat, Bawaslu dan KPU Lakukan Penandatanganan NPHD

117
Pemkab Pakpak Bharat dengan Komisi Pemilihan Umum dan Badan Pengawas Pemilihan Umum melakukan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) di Kantor Perwakilan Pemkab Pakpak Bharat di Medan Minggu lalu.

PAKPAK BHARAT | SUMUT24

Pemkab Pakpak Bharat dengan Komisi Pemilihan Umum dan Badan Pengawas Pemilihan Umum melakukan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) di Kantor Perwakilan Pemkab Pakpak Bharat di Medan Minggu lalu.

Hal itu dimaksudkan untuk menindaklanjuti amanat Undang-Undang No 54 tahun 2019 tentang Pendanaan Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota Yang Bersumber Dari APBD.

Hadir pada acara ini Pj Bupati Pakpak Bharat, Dr. H. Asren Nasution, MA, Ketua KPU Basra Munthe, SH bersama para komisioner, Ketua Bawaslu Mawardi Tumanggor, SH, Komisioner Bawaslu Saut Boangmanalu, STh berserta seluruh komisioner lainnya.

Hadir pula, Asisten Administrasi dan Pembangunan, Kepala BPKPAD, Sekretaris KPU dan Sekretaris Bawaslu Kab. Pakpak Bharat, beserta Kabag Pemerintahan dan Kabag Hukum Setda.

Dalam sambutannya, Ketua KPU, Basra Munthe, SH, menyampaikan Terimakasih kepada pihak Pemkab Pakpak Bharat yang sangat berkomitmen untuk mensukseskan pemilihan Bupati tahun 2020. Demikian pula dengan Ketua Bawaslu, Mawardi Tumangger, SH.

“Terimakasih kepada Bapak Pj Bupati Pakpak Bharat dan jajarannya, terkhusus kepada Kabag Pemerintahan Sekretariat Daerah dan Kabag Hukum yang memberikan bantuan pemikiran dan masukan bagi Bawaslu Pakpak Bharat,” bilangnya.

Pj Bupati Pakpak Bharat yang baru tiba dari Jakarta setelah menerima penghargaan dalam program stunting dari Kemenkes atas pemetaan stunting terbaik mengatakan penandatanganan ini adalah komitmen bersama untuk menyiapkan pemimpin ke depan dengan harapan nantinya terpilih Bupati yang terbaik untuk Pakpak Bharat.

“Ini adalah uang rakyat, bukan uang pemerintah. Jadi KPU dan Bawaslu agar betul-betul mengawal Pilkada 2020”, tegas Pj. Bupati.

Dalam NPHD ini jumlah anggaran yang dihibahkan untuk Bawaslu sebesar Rp.5 Miliar,- yaitu Rp.300 juta,- pada PAPBD Tahun 2019 dan Rp.4,7 Miliar,- dianggarkan pada APBD 2020.
Sedangkan anggaran yang dihibahkan kepada KPU Pakpak Bharat sebesar Rp.13.997.780.000,- dimana Rp.700 juta,- dianggarkan pada PAPBD Tahun 2019 dan selebihnya dianggarkan pada APBD 2020.

“Dengan menghibahkan diri saya dalam penandatanganan ini, saya akan puas dengan tumbuhnya pemimpin yang terbaik untuk Pakpak Bharat dan terkemuka,” pungkas Asren Nasution.(RBM)

Loading...