PA Langsa Lama Khitanan Massal

Langsa I SUMUT24
Dewan Pimpinan Sagoe Partai Aceh (DPS PA) Langsa Lama, menggelar sunat (khitan) massal sebanyak 55 anak-anak yang berada di wilayah Kecamatan Langsa Lama bertempat di Kantor Sekretariat DPS PA, Senin (30/5).
Puluhan anak-anak yang akan disunat ini sebelumnya ditepung tawar (peusijuk) oleh Imam Masjid Raya Darul Falah Kota Langsa, Tgk. Sulaiman Kapa dan Wali Kota Langsa, Usman Abdullah SE. Selain itu, mereka (anak-anak-red) juga diberikan uang santunan plus kain sarung masing-masing satu.
Disela-sela kegiatan sosial itu, Ketua DPS PA setempat, Hamdan yang akrab disapa Cuala, mengatakan, sunat massal ini dilakukan dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1437 H dan bekerjasama dengan Puskesmas Langsa Lama. ” Ini bentuk kepedulian PA terhadap anak-anak yang kurang mampu dan waktunya sangat tepat dilakukan sunat karena tidak menganggu aktifitas sekolahnya yang setiap bulan puasa sudah libur,”ujarnya.
Dikatakan, sebanyak 55 anak-anak yang disunat ini semuanya berada di wilayah Kecamatan Langsa Lama yang juga wilayah kerja DPS PA setempat. Namun, yang diprioritaskan utamanya anak yatim atau orang tuanya dengan status ekonomi kebawah alias tidak mampu.
“Saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu atas pelaksanaan sunat massal ini terutama para petugas medis Puskesmas Langsa Lama. Insya Allah, kegiatan sosial seperti ini terus kita laksanakan,”ujarnya.
Sementara Usman Abdullah yang juga sebagai Ketua Dewan Penasehat DPW PA Kota Langsa, mengharapkan, agar kegiatan sosial seperti ini dapat terus dilakukan dan dijadikan sebagai agenda rutin setiap tahunnya oleh DPS PA setempat.
Menurutnya, kegiatan sosial lainnya juga harus dilakukan terutama untuk kepentingan masyarakat disekitar wilayah kerja masing-masing DPS PA.Tujuannya, sebagai bentuk kepedulian PA terhadap masyarakat terutama yang kurang mampu sehingga menjadi amal ibadah bagi semua.
“Ya,kita harap semua DPS PA di wilayah Kota Langsa dapat bersatu padu untuk berjuang demi kepentingan masyarakat bukan partai. Apalagi, PA bukan milik suku Aceh tapi semua suku yang ada di Aceh khususnya di Kota Langsa,”ujarnya.(han)