Oknum Polisi Banting Mahasiswa  Hingga Kejang-Kejang Saat Demo Diperiksa Propam Mabes Polri

320

TANGERANG  I Sumut24.co
Divisi Propam Mabes Polri dikabarkan turun ke Polda Banten. Hal tersebut untuk menyelidiki oknum anggota yang membanting mahasiswa saat melakukan aksi demo yang mewarnai Hari Jadi Kabupaten Tangerang yang Ke 389.

Dikutif dari Penamerdeka.com Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengatakan oknum anggota yang diduga melakukan tindak kekerasan ala ‘SmackDown’ tengah diperiksa.

“Propam Mabes turun ke Polda Banten. Anggota sedang diperiksa,” kata Argo kepada wartawan, Rabu (13/10/2021).

Peristiwa tidak terpuji yang dilakukan oleh oknum anggota polisi tersebut sebelumnya sempat viral di media sosial. Dalam video yang tersebar melalui Wastup Grpup terlihat oknum anggota tersebut awalnya memiting bagian leher salah satu mahasiswa. Dan oknum polisi tersebut lansung membanting korban layaknya di Smakedown hingga terkapar pingsan.

Sebelumnya, Kapolres Kabupaten Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro mengatakan akan memberi sanksi tegas terhadap oknum anggota apabila terbukti melakukan tindak kekerasan.

“Kalau masih ada berarti oknum anggota tersebut akan saya tindak tegas,” kata Wahyu saat dikonfirmasi, Rabu (13/10/2021).

Wahyu mengklaim dirinya telah mewanti-wanti anggota untuk tidak menggunakan kekerasan dalam rangka mengamankan jalannya aksi. Peringatan itu disampaikannya saat apel pengamanan pasukan pagi tadi.

“Dalam apel pengamanan pasukan, saya sudah jelas dan tegas tidak ada kekerasan,”imbuhnya.

Sebelumnya, Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Tangerang (HIMATA) Banten Raya menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Bupati Tangerang, di Tigaraksa, Rabu, 13 Oktober 2021.

Aksi unjuk rasa digelar HIMATA Banten Raya dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-389 Kabupaten Tangerang.

Dalam pantauan awak media di lapangan, aksi demonstrasi tersebut awalnya berjalan dengan damai dan lancar. Sayang, ada kericuhan. Ada pengunjuk rasa dibanting dan diinjak hingga kejang-kejang.red