Minggu, 22 Maret 2026

Malam Idul Fitri 1447 H Sergai: Tradisi Pawai Miniatur Masjid Tanjung Beringin Tampil Memukau di Tingkat Kabupaten

Darmanto - Sabtu, 21 Maret 2026 23:27 WIB
Malam Idul Fitri 1447 H Sergai: Tradisi Pawai Miniatur Masjid Tanjung Beringin Tampil Memukau di Tingkat Kabupaten
Fani
Sergai |sumut24.co -

Baca Juga:
Puluhan rombongan mobil hias miniatur masjid asal Kecamatan Tanjung Beringin turut memeriahkan pawai Gema Takbir Idulfitri 1447 Hijriah yang digelar Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Jumat (20/3/2026) malam.

Pawai tersebut dilepas langsung oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara, Sulaiman Harahap, didampingi Bupati Serdang Bedagai, H. Darma Wijaya, unsur Forkopimda Sergai, dan Anggota DPRD Sumut Budi SE, MM., serta stakeholder lainnya di depan Masjid Agung Sergai, Kecamatan Sei Rampah.

Kegiatan yang dipusatkan di kawasan Masjid Agung dan Alun-alun Sergai itu berlangsung meriah dan penuh warna. Lantunan takbir yang menggema dari para peserta menambah semarak suasana malam takbiran, sementara iring-iringan mobil hias miniatur masjid melintas di sepanjang Jalan Lintas Sumatera.

Selain dari Kecamatan Tanjung Beringin, pawai mobil hias juga diikuti ratusan unit kendaraan jenis ban 10 dari sejumlah kecamatan lainnya, seperti Pantai Cermin, Perbaungan, dan Teluk Mengkudu.

Rombongan peserta dari Kecamatan Tanjung Beringin dipimpin langsung oleh Camat Tanjung Beringin bersama Komunitas Anak Betuah. Komunitas tersebut merupakan perkumpulan pemuda-pemudi Tanjung Beringin yang memiliki kepedulian tinggi terhadap pelestarian nilai-nilai budaya di daerahnya.

Ketua Umum Komunitas Anak Betuah, Bobi Tamara, mengungkapkan bahwa sekitar 30 peserta dari Kecamatan Tanjung Beringin ikut ambil bagian dalam pawai tersebut dengan penuh semangat dan kekompakan.

Menurutnya, partisipasi ini menjadi kesempatan bagi para pemuda Tanjung Beringin untuk menampilkan karya dan kreativitas mereka di tingkat kabupaten bahkan hingga provinsi.

"Selama ini pawai miniatur masjid hanya kami gelar berkeliling di wilayah Kecamatan Tanjung Beringin. Tahun ini kami ingin mengajak seluruh peserta dari Tanjung Beringin untuk tampil di tingkat kabupaten agar karya dan kreativitas anak-anak muda kita bisa disaksikan langsung oleh masyarakat luas serta para pimpinan daerah hingga provinsi," ujarnya.

Ia juga mengaku bangga dapat menggerakkan para pemuda di daerahnya untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan keagamaan yang sarat dengan nilai kebersamaan.

"Kami sangat bangga karena para pemuda Tanjung Beringin mampu menunjukkan semangat kebersamaan dan kreativitas melalui miniatur masjid yang mereka buat. Ini bukan hanya sekadar pawai, tetapi juga bentuk ekspresi budaya dan syiar Islam yang lahir dari kreativitas anak-anak muda daerah," tambah Bobi.

Di kesempatan itu, Bobi juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Kecamatan Tanjung Beringin serta para donatur. Pasalnya, pada tahun ini rute pawai takbir menjadi lebih panjang dibandingkan biasanya sehingga memakan waktu yang cukup lama.
Meski demikian, ia memastikan rombongan tetap berkeliling ke wilayah Kecamatan Tanjung Beringin untuk menghibur masyarakat yang telah lama menantikan tradisi tersebut.

"Kami memohon maaf kepada masyarakat dan para donatur jika pada tahun ini rute pawai menjadi lebih panjang dan memakan waktu. Namun kami tetap berupaya agar rombongan miniatur masjid dari Tanjung Beringin tetap dapat berkeliling dan menghibur masyarakat di kampung halaman, karena tradisi ini sudah menjadi bagian dari kebanggaan masyarakat Tanjung Beringin," jelasnya.

Sementara itu, Camat Tanjung Beringin, Ahmadi Darma, S.H., memberikan apresiasi terhadap langkah positif yang dilakukan Komunitas Anak Betuah dalam menggerakkan para pemuda untuk berpartisipasi dalam kegiatan keagamaan tersebut.

Ia menilai kegiatan tersebut tidak hanya memeriahkan malam takbiran, tetapi juga menjadi wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan kreativitas sekaligus mempererat kebersamaan di tengah masyarakat.

"Kami sangat mengapresiasi semangat Komunitas Anak Betuah yang mampu mengajak para pemuda Tanjung Beringin untuk berpartisipasi dalam pawai ini. Kegiatan seperti ini sangat positif karena selain memeriahkan malam takbiran, juga menjadi sarana bagi generasi muda untuk menunjukkan kreativitas serta memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat Serdang Bedagai secara menyeluruh," ungkapnya.

Pawai mobil hias miniatur masjid dari Kecamatan Tanjung Beringin tersebut akhirnya finis di Lapangan Istana Kerajaan Bedagai. Di lokasi tersebut, panitia melanjutkan kegiatan dengan penilaian oleh tim juri untuk menentukan mobil hias miniatur masjid yang paling kreatif, unik, dan menarik dalam pawai Gema Takbir Idulfitri 1447 Hijriah tahun ini. (Fani)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Darmanto
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Berantas Penyakit Masyarakat, Polres Padangsidimpuan Turun Langsung Gelar Razia Malam
Tingakatkam Patroli Malam, Polresta Deli Serdang Antisipasi Gangguan Kamtibmas Di Bulan Ramadhan*
Kegiatan Nuzulul Qur’an 1447 H Digelar di Masjid Agung Kisaran, Bupati Minta Manfaatkan Malam Lailatul Qadar
Tempat Hiburan Malam HIO di Komplek Graha Kisaran Terbakar
Malam Anugerah JMSI "Dahnil Anzar Simanjuntak: JMSI Harus Melahirkan Wartawan Intelektual"
Polda Sumut Sukses Amankan Malam Pergantian Tahun 2026, Situasi Kondusif dan Penuh Empati
komentar
beritaTerbaru