Jumat, 27 Februari 2026

Diduga Korsleting Listrik, Satu Unit Rumah di Desa Nagur Ludes Terbakar Saat Warga Sedang Salat Tarawih

Darmanto - Kamis, 26 Februari 2026 23:46 WIB
Diduga Korsleting Listrik, Satu Unit Rumah di Desa Nagur Ludes Terbakar Saat Warga Sedang Salat Tarawih
Fani
Sergai |sumut24.co -

Baca Juga:
Satu unit rumah milik Nazlia (61), warga Dusun I, Desa Nagur, Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), ludes terbakar pada Kamis (26/2/2025) malam sekitar pukul 20.40 WIB. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Kebakaran terjadi saat rumah dalam keadaan kosong. Menurut keterangan saksi mata, Sarah (47), yang merupakan tetangga persis di depan rumah korban, api pertama kali diketahui setelah terdengar jeritan anak-anak dari luar rumah.

"Saat itu saya sedang berada di dalam rumah. Tiba-tiba terdengar jeritan anak-anak dari luar. Begitu saya buka pintu, api sudah memenuhi bagian dalam rumah yang terbakar," ungkap Sarah.

Melihat kobaran api yang semakin membesar, ia bersama warga sekitar berupaya menyelamatkan barang-barang yang masih bisa diamankan. Warga lainnya turut membantu dengan mengambil air dari kamar mandi rumahnya untuk memadamkan api.

"Saya langsung masuk ke dalam untuk mengamankan barang-barang, sementara warga lain masuk ke dapur saya mengambil air dari kamar mandi," tambahnya.

Ia juga menyebutkan bahwa kondisi angin saat kejadian tidak terlalu kencang, sehingga api tidak merembet ke rumah warga lainnya yang jaraknya cukup berdekatan.

"Beruntung angin tidak kencang. Kalau angin besar, kami tidak tahu lagi bagaimana nasib rumah-rumah di sekitar sini yang jaraknya rapat," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dusun I Desa Nagur, Khairul Nazli alias Uli, mengatakan saat kejadian dirinya bersama warga tengah melaksanakan salat tarawih di mushola yang berjarak sekitar 50 meter dari lokasi kebakaran.

"Saat itu saya sedang menjadi imam salat tarawih. Pada rakaat ke-16, terdengar suara jeritan dari luar mushola meminta agar ibadah dihentikan karena ada rumah yang terbakar. Sontak seluruh jamaah langsung keluar dan bersama-sama membantu memadamkan api," jelasnya.

Warga memadamkan api dengan peralatan seadanya, menggunakan air yang diambil dari parit dan sungai di sekitar lokasi. Setelah berjibaku beberapa waktu, api akhirnya berhasil dipadamkan.

Dalam peristiwa tersebut, satu unit meteran listrik dilaporkan meledak akibat besarnya kobaran api yang berasal dari bagian atap rumah.
Petugas dari Polsek Tanjung Beringin yang dipimpin Kanit Reskrim IPDA Restu Hutasuhut langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengamanan dan penyelidikan.

IPDA Restu Hutasuhut mengatakan, berdasarkan hasil pengecekan awal di lokasi kejadian, dugaan sementara kebakaran disebabkan oleh korsleting listrik di bagian atas rumah.

"Dari hasil pemeriksaan sementara dan keterangan saksi-saksi di lapangan, api diduga berasal dari korsleting arus listrik di bagian atas rumah. Kami masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pastinya," ujar IPDA Restu.

Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap instalasi listrik di rumah masing-masing guna mencegah kejadian serupa.

"Pastikan instalasi listrik sesuai standar dan rutin dilakukan pengecekan, terutama pada kabel yang sudah lama atau tidak layak pakai," tambahnya.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kerugian materil ditaksir mencapai sekitar Rp10 juta. (Fani)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Darmanto
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Terpijak Paku Saat Bangun Rumah Warga, Prajurit TMMD Ke-127 Tetap Tegar Mengabdi di Huta Tonga
Tempat Hiburan Malam HIO di Komplek Graha Kisaran Terbakar
Satuan Brimob Polda Sumut Hadir Menguatkan Kebersamaan di Tengah Masyarakat
Kejari Bangka Selatan Tetapkan 10 Tersangka Korupsi Tata Kelola Timah, Kerugian Negara Capai Rp4,1 Triliun
Pemerintah Serahkan Bantuan Perbaikan Rumah pada Masyarakat Terdampak Bencana Hidrometeorologi
Bahas Program MBR, Wali Kota Tanjungbalai Dukung Pembangunan 166 Unit Rumah
komentar
beritaTerbaru