sumut24.co -TANJUNGBALAI , Tahun ini, kegiatan pesta hiburan rakyat untuk memperingati Hari Jadi Kota
Tanjungbalai ke - 405 Tahun 2025 ditiadakan.
Baca Juga:
Pemko
Tanjungbalai meniadakan kegiatan tersebut dengan mengalihkannya kearah penyederhanaan.Dimana pelaksanaan kegiatan seremonial yang setiap tahunannya dilaksanakan secara meriah itu, namun pada tahun ini diarahkan dengan konsep keagamaan yaitu dzikir dan doa bersama serta kegiatan sosial.
Asumsi Pemko meniadakan pesta hiburan rakyat tersebut berkaitan dengan sikap untuk memperlihatkan rasa empati dan kepedulian terhadap musibah bencana alam yang baru - baru ini melanda di sejumlah wilayah di Sumatera Utara.Wali Kota Tanjung balai, Mahyaruddin Salim menerangkan bahwa penyederhanaan kegiatan peringatan Hari Jadi Kota
Tanjungbalai ke-405 Tahun 2025 merupakan sebagai bentuk solidaritas atas bencana yang menimpa masyarakat di Kabupaten Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Kota Sibolga, dan Kabupaten Langkat.
"Pemko
Tanjungbalai memutuskan peringatan
HUT ke-405 dilaksanakan secara sederhana dengan kegiatan dzikir dan doa bersama, serta penyaluran zakat melalui Baznas Kota
Tanjungbalai," kata Mahyaruddin Salim usai memimpin rapat kordinasi bersama Forkompinda di Mapolres
Tanjungbalai, Senin (15/12/25).Mahyaruddin Salim kemudian menerangkan lagi, rapat Forkopimda yang berlangsung di Mapolres tersebut hanya membahas persiapan pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Dalam pelaksanaannya nanti, sifatnya hanya terfokus untuk menjaga stabilitas harga, keamanan, kelancaran arus lalu lintas, serta mitigasi potensi bencana.
Dan kegiatan rapat paripurna istimewa
HUT Kota
Tanjungbalai tetap dilaksanakan, hanya saja rangkaian kegiatannya tidak seperti biasanya yang dilaksanakan secara meriah."Kebijakan penyederhanaan kegiatan ini juga sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi belanja APBN dan APBD, serta Surat Edaran Mendagri terkait penundaan perjalanan luar negeri selama periode Natal dan Tahun Baru," kata Mahyaruddin Salim.
Peringatan hari jadi Kota
Tanjungbalai ke 405 Tahun 2025, sambung Mahyaruddin Salim, akan diisi dengan kegiatan keagamaan seperti dzikir dan doa bersama. Tujuannya agar Kota
Tanjungbalai ini terhindar dari bencana. Dan nantinya kegiatan tersebut juga dirangkai dengan kegiatan sosial seperti penyaluran insentif kepada 1.825 orang guru mengaji, guru sekolah minggu, bilal mayit, dan penggali kubur.
Sementara itu, Kapolres
Tanjungbalai AKBP Welman Feri menyampaikan bahwa situasi keamanan Kota
Tanjungbalai hingga saat ini masih aman dan kondusif. Ia menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mengamankan rangkaian ibadah Natal dan Tahun Baru yang berlangsung dari 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026."Kondusivitas Kota
Tanjungbalai merupakan tanggung jawab kita bersama," ujarnya.
Dukungan juga disampaikan Danlanal TBA Letkol Laut (P) Agung Dwi H.D, yang menegaskan kesiapan TNI untuk membantu pengamanan Natal dan Tahun Baru 2026 di wilayah Kota
Tanjungbalai. (eko)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News