Wabup Candra Ajak BKMT Kabupaten Solok Perkuat Syiar Islam dan Kepedulian terhadap Penyakit Masyarakat.
Wabup Candra Ajak BKMT Kabupaten Solok Perkuat Syiar Islam dan Kepedulian terhadap Penyakit Masyarakat.
News
Baca Juga:Medan|sumut24.co
Anggota DPD RI asal Sumatera Utara, Muhammad Nuh, menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan Geopark Caldera Toba yang kembali mendapatkan green card dari UNESCO. Status tersebut menandakan pengelolaan Geopark Danau Toba kini telah memenuhi standar internasional setelah sebelumnya sempat mendapatkan peringatan kartu kuning.
"Alhamdulillah, dengan izin Allah SWT, pada Konferensi Global Geopark Network di Kutlarkura, La Araucania, Chile, 5–12 September 2025, Geopark Caldera Toba kembali memperoleh status green card dari UNESCO," ujar Muhammad Nuh, Sabtu (13/9).
Ia menambahkan, pencapaian ini merupakan hasil kerja keras berbagai pihak yang peduli terhadap kelestarian Danau Toba sebagai bagian dari warisan geologi dunia.
*Sempat Terancam Dicabut Statusnya*
Geopark Caldera Toba resmi diakui UNESCO sebagai Global Geopark pada Juli 2020, setelah kampanye panjang sejak 2018.
Namun, dalam evaluasi yang dilakukan UNESCO pada 4–5 September 2023 di Maroko, pengelolaan Geopark Toba dinilai belum memenuhi standar. Akibatnya, kawasan ini mendapatkan kartu kuning, yang berarti diberi waktu dua tahun untuk melakukan perbaikan sebelum kemungkinan dicabut statusnya melalui kartu merah.
"Pada 30 September 2023, saya menghadiri kegiatan KMDT (Komite Masyarakat Danau Toba) di Jakarta yang membahas peringatan kartu kuning ini.
Kemudian pada 11 Oktober 2023, kami menggelar FGD di Kantor DPD RI Perwakilan Sumatera Utara di Medan. Dalam FGD tersebut, hadir para aktivis lingkungan, akademisi, dan perwakilan dari Pemprov Sumut.
"Kami berkomitmen bersama untuk memperbaiki pengelolaan Geopark agar sesuai dengan standar dunia," jelas Muhammad Nuh.
*Banyak Manfaat dari Status Geopark UNESCO*
Muhammad Nuh menjelaskan bahwa pengakuan UNESCO terhadap Danau Toba sebagai Global Geopark memiliki banyak manfaat. Di antaranya adalah peningkatan daya tarik wisata internasional, pelestarian warisan geologi dan keanekaragaman hayati, serta membuka lapangan kerja dan meningkatkan daya saing daerah.
"Dengan status Geopark dari UNESCO, Danau Toba disejajarkan dengan destinasi wisata kelas dunia seperti Langkawi. Ini adalah peluang besar untuk promosi wisata, peningkatan ekonomi, dan pelestarian lingkungan," tambahnya.
*Ajak Semua Pihak Jaga Prestasi Ini*
Untuk menjaga status green card tersebut, Muhammad Nuh mengajak seluruh pihak, baik Pemerintah Pusat, Pemprov Sumatera Utara, pemerintah kabupaten di kawasan Danau Toba, serta masyarakat luas untuk terus menjaga dan meningkatkan kualitas pengelolaan Geopark. Evaluasi selanjutnya oleh UNESCO akan dilakukan dalam empat tahun ke depan.
"Kita juga berterima kasih kepada Gubernur Sumatera Utara Bapak Bobby Nasution, para bupati di sekitar Danau Toba, Bapak Dr. Azizul Khalis dan tim, pimpinan KMDT, serta semua pihak yang telah bekerja keras. Semoga kebersamaan kita ini mendatangkan keberkahan dari Allah SWT," tutup Muhammad Nuh.
Wabup Candra Ajak BKMT Kabupaten Solok Perkuat Syiar Islam dan Kepedulian terhadap Penyakit Masyarakat.
News
Bupati Solok Hadiri Swiss Van Sumatera Holiday Car Meet Up, Serahkan Piala untuk Mobil Terfavorit
News
Akhiri Masa Dinas, IPDA Irianto Tinggalkan Jejak Pengabdian di Polres Padang Lawas
News
Gerebek Dua Lokasi di Padangsidimpuan, Polisi Temukan 3,4 Kg Ganja dan Periksa 22 Orang
News
Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval N.G. Desky Serap Aspirasi Umat Gereja, Knalpot Bising dan Narkoba Jadi Sorotan
News
Uang Rp350 Ribu untuk Beli Ganja, Dua Pria di Padangsidimpuan Berurusan dengan Polisi
News
Sambut HUT ke62 Golkar, Irsan Efendi Nasution Ajak Ratusan Kader dan Warga Jalan Sehat
kota
Turun Langsung Berantas Narkoba, Kapolres Tapsel AKBP Anton Santoso Pimpin Operasi di Sisundung
News
Jalinsum Sipirok&ndashMedan Amblas, Kapolres Tapsel AKBP Anton Santoso Siapkan Pengamanan dan Imbau Jalur Alternatif
News
Wali Kota bersama Forkopimda, Sekda serta para pimpinan OPD menggelar Rakor yang dilaksanakan di Command Center Lantai 2 Balai Kota
News