Diduga Korsleting Listrik, Satu Unit Rumah di Desa Nagur Ludes Terbakar Saat Warga Sedang Salat Tarawih
Sergai sumut24.co Satu unit rumah milik Nazlia (61), warga Dusun I, Desa Nagur, Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai (Ser
News
Baca Juga:
- Diduga Korsleting Listrik, Satu Unit Rumah di Desa Nagur Ludes Terbakar Saat Warga Sedang Salat Tarawih
- Plt. Sekda Dorong Transparansi dan Akuntabilitas di Rapat IPKD MCSP Padangsidimpuan
- Safari Ramadhan 1447 H: Wakil Bupati Padang Lawas Perkuat Silaturahmi dan Serap Aspirasi Masyarakat Lubuk Barumun
"Kampus di Indonesia itu tidak ada yang masuk 100 besar World Class University. Kita harus mendorong kampus-kampus di Indonesia untuk masuk ke sana," kata Budi saat menyampaikan pernyataan di Bandung, Kamis (31/7/2025).
Menurut dia, capaian tersebut penting sebagai indikator kualitas pendidikan tinggi Indonesia di mata dunia. Tanpa daya saing global, kata dia, perguruan tinggi Indonesia akan terus tertinggal dalam hal riset, inovasi, dan kolaborasi internasional.
APK Masih Rendah
Di samping itu, Budi juga mengkritisi masih rendahnya angka partisipasi kasar (APK) pendidikan tinggi di Indonesia. Hingga kini, angka partisipasi mahasiswa berada di kisaran 31 persen, jauh tertinggal dibandingkan negara-negara tetangga di Asia Tenggara.
"Masalah pendidikan di Indonesia ini bukan hanya soal mutu, tapi juga soal jumlah. APK kita baru sekitar 31 persen. Artinya, masih sangat banyak masyarakat yang belum punya kesempatan kuliah," ujarnya.
Budi menilai rendahnya APK menjadi indikasi masih terbatasnya akses masyarakat terhadap pendidikan tinggi. Hal ini, menurut dia, harus menjadi perhatian serius, baik oleh pemerintah maupun penyelenggara pendidikan tinggi.
Peran PTS
Sebagai Ketua APTISI, Budi menekankan pentingnya peran perguruan tinggi swasta (PTS) dalam memperluas akses pendidikan. Ia menyebut PTS memiliki posisi strategis karena jumlahnya yang besar dan jangkauannya yang luas hingga ke daerah-daerah.
"APTISI berkomitmen untuk memperluas akses pendidikan tinggi. Kami ingin agar PTS menjadi ujung tombak pemerataan pendidikan di Indonesia," kata Budi.
Ia juga mendorong pemerintah untuk lebih memperhatikan sektor pendidikan tinggi swasta, termasuk dari sisi pendanaan, akreditasi, serta penguatan kapasitas dosen dan infrastruktur akademik.
Dua Agenda Utama
Dalam arah kebijakannya, Budi menetapkan dua agenda utama selama masa kepemimpinannya di APTISI, yaitu peningkatan kualitas kampus Indonesia agar mampu bersaing di tingkat global, serta peningkatan akses pendidikan tinggi bagi masyarakat luas.
"APTISI akan fokus pada dua hal. Pertama, mendorong kampus Indonesia ke level internasional. Kedua, memperluas partisipasi mahasiswa agar lebih banyak anak-anak bangsa bisa kuliah," ujarnya.
Ia menegaskan bahwa tantangan pendidikan tinggi di Indonesia memerlukan pendekatan menyeluruh, termasuk kolaborasi antarlembaga, penyesuaian kurikulum dengan kebutuhan industri, serta peningkatan kapasitas riset dan inovasi.
> "Kalau kita tidak berbenah, kita akan terus tertinggal. Dunia berubah cepat, dan pendidikan tinggi harus mampu menjadi penggerak utama perubahan itu," kata Budi.
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Sergai sumut24.co Satu unit rumah milik Nazlia (61), warga Dusun I, Desa Nagur, Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai (Ser
News
Plt. Sekda Dorong Transparansi dan Akuntabilitas di Rapat IPKD MCSP PadangsidimpuanPadangsidimpuan Sumut24.coPemerintah Kota Padangsid
kota
Safari Ramadhan 1447 H Wakil Bupati Padang Lawas Perkuat Silaturahmi dan Serap Aspirasi Masyarakat Lubuk Barumun
kota
Safari Ramadhan 1447 H/2026 M di Desa Ramba Bupati PMA Perkuat Silaturahmi dan Dorong UMKM Palas
kota
Rapim Polda Sumut 2026 Resmi Digelar, Kapolres Padangsidimpuan Tegaskan Dukungan Penuh pada Program Pemerintah
kota
GM PT Agincourt Resources Mengelak, Comrel Bungkam! Publik Pertanyakan Tanggung Jawab dan Transparansi "REKLAMASI" Tambang Batang Toru
kota
Saat TNI Turun ke Ladang, Sentuhan Tulus Satgas TMMD Ke127 Kodim 0212/TS untuk Ibu Nur Aminah
kota
Aksi Humanis Satgas TMMD Ke127 Kodim 0212/TS, Kopda Dermawan Ringankan Beban Petani di Tapsel
kota
Ibu Nur Hidayah Tak Lagi Sendiri, Momen Satgas TMMD Ke127 Kodim 0212/Tapsel Menjelma &039Anak Kandung&039 Rakyat
kota
Menebar Pupuk, Menanam Harapan Pengabdian Tulus Satgas TMMD Ke127 Kodim 0212/Tapsel di Sawah Rakyat
Kota