Pengembangan ke Aceh Polrestabes Medan Sita 52 Kg Sabu asal Thailand
Pengembangan ke AcehPolrestabes Medan Sita 52 Kg Sabu asal Thailand
kota
Baca Juga:
Dalam memperluas literasi dan inklusi keuangan di tengah masyarakat, Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Solok, Sumatra Barat, terus menunjukkan komitmennya
salah satu langkah nyatanya adalah melalui kegiatan Sosialisasi dan Literasi Simpanan Pelajar (Simpel) yang dilaksanakan di SDN 22 Koto Baru Kecamatan Kubung, Selasa (17/06/2025).
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh murid SDN 22 Koto Baru, yang antusias mendengarkan pemaparan para narasumber dari perbankan mengenai pentingnya menabung dan cara mengelola keuangan secara sederhana namun efektif.
Dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah daerah dan lembaga keuangan, antara lain Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan Eva Nasri, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Zainal Jusmar, Kabag Perekonomian Yossi Agusta, Kabid Statistik Dinas Kominfo Baitul Azuwar, perwakilan dari Bank Rakyat Indonesia (BRI) Unit Koto Baru Hoki Rinaldi, Pimpinan Bank Nagari Cabang Solok Star Mikail, Pimpinan BPR Gunung Talang Zainal Putra Said, Sekretaris Camat Kubung, Wali Nagari Koto Baru, serta para Kepala Sekolah dari SDN 22 Koto Baru, SDN Se-Nagari Koto Baru, dan SDLB Negeri 1 Koto Baru.
Kabag Perekonomian Setda Kabupaten Solok Yossi Agusta, selaku Ketua Pelaksana kegiatan dalam laporannya menyampaikan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah untuk menumbuhkan kebiasaan menabung sejak usia sekolah.
"Melalui program Simpel, kami ingin mendorong budaya menabung sejak dini. Ini adalah langkah awal agar generasi muda kita lebih siap menghadapi masa depan yang penuh tantangan," ungkap Yossi.
Menurutnya, selain menanamkan budaya menabung, kegiatan ini juga memberikan edukasi mengenai produk dan layanan keuangan yang dapat diakses oleh pelajar, serta memperkenalkan mereka pada sistem perbankan dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami.
Mewakili Bupati Solok, Staf Ahli Eva Nasri, dalam sambutannya menyampaikan bahwa literasi keuangan merupakan bagian penting dalam membentuk karakter dan pola pikir generasi muda yang lebih bijak dalam mengelola uang.
"Program Simpel tidak hanya mengajarkan anak-anak tentang menabung, tapi juga membuka akses keuangan secara lebih luas bagi masyarakat. Dengan pemahaman keuangan sejak dini, kita membentuk generasi yang mandiri secara ekonomi," ujar Eva Nasri.
Eva Nasri, mengatakan kolaborasi antara pemerintah, dunia pendidikan, dan lembaga keuangan, harus terus diperkuat agar strategi inklusi keuangan di Kabupaten Solok dapat berjalan optimal.
Kegiatan ini menjadi salah satu agenda prioritas TPAKD Kabupaten Solok dalam mendorong inklusi keuangan yang merata, khususnya bagi kalangan pelajar, sebagai bagian dari upaya menciptakan masyarakat yang cerdas secara finansial. (YOSE)
Pengembangan ke AcehPolrestabes Medan Sita 52 Kg Sabu asal Thailand
kota
Perkuat Benteng Moral Generasi Muda, Sosialisasi Pekat dan Narkoba Digelar di MTsN 7 Solok
News
Wisuda Tahfidz ke4 MTsN 7 Solok, 30 Siswa Dikukuhkan.
News
Minim Transparansi, Anggaran Gebyar Pajak Sumut Rp28 M Didesak Audit Investigatif
kota
Kasus Penipuan di Polrestabes Medan Mandek 4 Bulan, Pelapor Desak Penetapan Tersangka
kota
Ambisi Jadi Ketua Pansel KPID Sumut, Sulaiman Harahap Malah Tak Muncul di Hadapan Publik
kota
Stop Politisasi Potongan Video Ceramah Jusuf Kalla Umat Kristen Diminta Tetap Tenang
kota
Kemenimipas Perkuat Pengawasan WNA di Daerah, Ungkap Hasil Operasi Wirawaspada 2026
kota
sumut24.co Medan, Anggota DPRD Medan Modesta Marpaung SKM S Keb menggelar sosialisasi Perda serta mengedukasi ratusan warga agar menjaga ke
kota
Mahasiswa Geruduk Dinkes Padang Lawas, Soroti Dugaan Penyimpangan Dana BOK
kota