Senin, 23 Februari 2026

Program MBKM UNPAB Jadikan Mahasiswa Sebagai Asisten Mengajar di SMKN 1 Medan

Amru Lubis - Rabu, 22 Januari 2025 12:23 WIB
Program MBKM UNPAB Jadikan Mahasiswa Sebagai Asisten Mengajar di SMKN 1 Medan
Medan I Sumut24. co

Baca Juga:

Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB) Medan melaksanakan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) berupa Asisten Mengajar di SMKN 1 Medan, Rabu (22/1).

Program yang berlangsung sejak 8 Oktober 2024 hingga 7 Januari 2025 ini dilaksanakan dengan tujuan memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa sekaligus mendukung proses belajar mengajar di sekolah.

SMKN 1 Medan, dipimpin oleh Kepala Sekolah Ibu May Gloria Sabrina Meliala, S.Pd., M.Pd saat ini memiliki 83 tenaga pendidik dan 1.201 siswa.

Sekolah ini menawarkan empat jurusan yakni Akuntansi Keuangan Lembaga, Bisnis Ritel dan Digital, Usaha Layanan Swasta, serta Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis.

Dalam program ini, Bapak Jendri Hamonangan Saragih, S.Pd., M.Pd., selaku Wakil Kepala Sekolah bidang Humas dan Kerja Sama, bertindak sebagai guru pembimbing lapangan.

"Kami sangat menyambut baik kehadiran mahasiswa dari UNPAB. Mereka tidak hanya membantu proses belajar mengajar, tetapi juga membawa perspektif baru yang segar bagi siswa kami," ujarnya.

Sementara itu, Maf'ul Taufiq, SE, Ak, MSi, CA, CERA, CCFE, dosen pembimbing dari UNPAB, turut memberikan bimbingan kepada dua mahasiswi peserta program, Eginta Kaduna Br Sinuhaji dan Rifatul Alifah.

"Kami berharap mahasiswa dapat memperoleh pengalaman yang berharga sekaligus berkontribusi dalam pendidikan di SMKN 1 Medan," katanya.

Kegiatan mahasiswa meliputi proses mengajar, membantu administrasi sekolah, serta merancang dan melaksanakan kegiatan akademik. Eginta dan Rifatul menyampaikan antusiasme mereka terhadap pengalaman ini.

"Proses mengajar ini bukan hanya tentang menyampaikan materi, tetapi juga membangun hubungan baik dengan siswa," kata Eginta.

Rifatul menambahkan, "Kami belajar banyak dari sisi mengajar dan interaksi dengan siswa serta guru."

Program ini memberikan manfaat baik bagi siswa maupun mahasiswa. Menurut Jendri, keterlibatan mahasiswa menghadirkan metode pengajaran yang beragam, meningkatkan motivasi siswa, dan menciptakan suasana belajar yang lebih dinamis.

Di sisi lain, mahasiswa dapat mengasah keterampilan mengajar, membangun komunikasi, dan mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja.

"Kolaborasi antara pendidikan tinggi dan sekolah menengah sangat penting untuk menciptakan generasi yang siap menghadapi tantangan masa depan," ujar May Gloria selaku guru sekolah.

Program MBKM ini pun diharapkan menjadi langkah positif dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.(red)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Amru Lubis
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Usai di Demo, Polsek Panai Hilir Gerebek Lokasi Diduga Sarang Narkoba di Desa Sei Sakat
komentar
beritaTerbaru