Senin, 23 Februari 2026

Kanwil I KPPU Gelar Forjur Awal Tahun 2025

Amru Lubis - Rabu, 22 Januari 2025 11:50 WIB
Kanwil I KPPU Gelar Forjur Awal Tahun 2025

Medan I Sumut24. co

Baca Juga:

Kepala Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Wilayah I Sumut, Ridho Pamungkas dan didampingi Kabid Penegakan Hukum, Hardianto dan Kabid Kajian dan Advokasi, Shobi Kurnia memaparkan capaian kinerja lembaganya sepanjang tahun 2024, Senin (20/1).

Salah satu keberhasilan KPPU adalah peningkatan Indeks Persaingan Usaha Nasional dari 4,91 persen menjadi 4,95 persen naik menjadi 0,04 poin.Hal ini menunjukkan perbaikan dalam dinamika persaingan usaha di Indonesia.

Agar selaras dengan target pemerintah terkait pertumbuhan ekonomi nasional maka KPPU ditargetkan dapat mencapai IPU sebesar 6,33 poin. Tentunya KPPU di Wilayah I juga ikut menyesuaikan target operasional agar selaras dengan target KPPU Pusat.

Untuk mendukung pencapaian target tersebut maka KPPU wilayah I berkomitmen untuk meningkatkan efektivitas pengawasan persaingan usaha di wilayahnya, menyelesaikan kasus terkait praktik persaingan usaha tidak sehat di wilayah kerja serta meningkatkan jumlah rekomendasi kebijakan untuk mendukung persaingan sehat di tingkat daerah.

Ridho menjelaskan, bahwa sepanjang tahun 2024, KPPU menerima 21 laporan dugaan pelanggaran persaingan usaha, dengan tiga kasus yang sudah naik ke tahap penyidikan. Kepala Kanwil I mengatakan bahwa salah satu penyelidikan berasal dari inisiatif KPPU, yakni pengelolaan tangki timbun di Pelabuhan Kuala Tanjung Provinsi Sumatera Utara yang diduga melibatkan pelanggaran perjanjian usaha dan praktek monopoli.

Selain itu Ridho juga menjelaskan bahwa sektor komoditi yang dikaji di tahun 2024 salah satunya adalah persoalan pasokan bahan olahan karet di Sumatera Utara menjadi perhatian. Penurunan pasokan karet berdampak pada persaingan usaha di sektor pengolahan, di mana beberapa perusahaan bahkan mengalami kebangkrutan.

Ridho menegaskan, pentingnya kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam mendorong pembukaan usaha baru sebagai salah satu pendorong utama pertumbuhan ekonomi. Untuk mendukung hal tersebut, KPPU juga melakukan 16 kegiatan sosialisasi di berbagai daerah, melibatkan pelaku usaha, pemerintah, dan UMKM, guna meningkatkan pemahaman tentang pentingnya persaingan usaha yang sehat.

Terakhir disampaikan Ridho bahwa KPPU Wilayah I juga akan menciptakan pendekatan persaingan usaha yang kolaboratif di Sumut dalam berbagai bentuk antara lain Pendekatan Edukasi dan Sosialisasi, Penguatan Kerja Sama dengan Pemda dan Institusi terkait serta melakukan pemantauan dan pencegahan proaktif melalui kegiatan advokasi dan pencegahan jika terindikasi terdapat potensi pelanggaran.(red).



Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Amru Lubis
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Galeri Indonesia Kaya Sajikan Monolog AKUKALUNA, Menghidupkan Kembali Kisah “Home Sweet Loan” oleh Visinema
komentar
beritaTerbaru