Sabtu, 25 April 2026

Hasil Survei SKI 2023 Angka Prevalensi Stunting di Madina Alami Penurunan,

Target 2024 Harapkan 14 Persen
Amru Lubis - Kamis, 19 September 2024 09:37 WIB
Hasil Survei SKI 2023 Angka Prevalensi Stunting di Madina Alami Penurunan,
Baca Juga:

MADINA | SUMUT24.CO

Dari hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengalami penurunan angka prevalensi stunting dari 34,2 menjadi 20,7 persen.

Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Madina Alamulhaq Daulay saat membuka kegiatan pengukuran dan publikasi stunting di aula Ladang Sari, Gunung Tua Panggorengan, Panyabungan,Madina,Sumatera Utara,Selasa (17/9/2024).

"Hal ini tentunya tidak lepas dari kerja sama dari berbagai pihak. Diharapkan tahun 2024 Madina mampu memenuhi target nasional dalam penurunan stunting sebesar 14 persen," kata Sekda.

Dikatakan Alamulhaq, pengukuran dan publikasi stunting yang diperoleh melalui aplikasi E-PPGBM merupakan upaya untuk memperoleh data pravelensi stunting terkini pada skala pelayanan Puskesmas, Kecamatan dan Kepala Desa.

"Publikasi data hasil pengukuran status gizi dilakukan sebagai bentuk informasi pravelensi status gizi dan tinggi badan anak dibawah lima tahun," katanya.

Upaya penurunan stunting di Madina kata Sekda perlu adanya peningkatan intervensi spesifik dan sensitiv dalam bentuk kegiatan peningkatan cakupan layanan posyandu dan imunisasi, penyuluhan keluarga beresiko stunting, pembangunan sarana air dan sanitasi, pendidikan pola asuh serta perubahan perilaku hidup bersih dan sehat di masyarakat.

"Harapannya, melalui kegiatan ini dapat meningkatkan kinerja dan kolaborasi antara pemda, kecamatan dan desa dalam menurunkan angka stunting di Madina,"ujarnya.zal

Hasil Survei SKI 2023 Angka Prevalensi Stunting di Madina Alami Penurunan,Target 2024 Harapkan 14 Persen

MADINA | SUMUT24.CO

Dari hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengalami penurunan angka prevalensi stunting dari 34,2 menjadi 20,7 persen.

Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Madina Alamulhaq Daulay saat membuka kegiatan pengukuran dan publikasi stunting di aula Ladang Sari, Gunung Tua Panggorengan, Panyabungan,Madina,Sumatera Utara,Selasa (17/9/2024).

"Hal ini tentunya tidak lepas dari kerja sama dari berbagai pihak. Diharapkan tahun 2024 Madina mampu memenuhi target nasional dalam penurunan stunting sebesar 14 persen," kata Sekda.

Dikatakan Alamulhaq, pengukuran dan publikasi stunting yang diperoleh melalui aplikasi E-PPGBM merupakan upaya untuk memperoleh data pravelensi stunting terkini pada skala pelayanan Puskesmas, Kecamatan dan Kepala Desa.

"Publikasi data hasil pengukuran status gizi dilakukan sebagai bentuk informasi pravelensi status gizi dan tinggi badan anak dibawah lima tahun," katanya.

Upaya penurunan stunting di Madina kata Sekda perlu adanya peningkatan intervensi spesifik dan sensitiv dalam bentuk kegiatan peningkatan cakupan layanan posyandu dan imunisasi, penyuluhan keluarga beresiko stunting, pembangunan sarana air dan sanitasi, pendidikan pola asuh serta perubahan perilaku hidup bersih dan sehat di masyarakat.

"Harapannya, melalui kegiatan ini dapat meningkatkan kinerja dan kolaborasi antara pemda, kecamatan dan desa dalam menurunkan angka stunting di Madina,"ujarnya.zal

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Amru Lubis
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Bupati Asahan Serahkan Fasilitas Bantuan Sosial Pembangunan Ekonomi Masyarakat TA 2025
Tingkatkan PAD Tanjungbalai, Perda Dan Perwa Diterbitkan Wali Kota
Mulai Pilih Baju Sendiri, Saatnya Dukung Anak Tampil Nyaman dan Percaya Diri
PLN Serahkan Dana TJSL Untuk Pemberdayaan Rumah Garam Aceh Berbasis Listrik
Musikal Petualangan Sherina 2025 Kembali Hadir: Merayakan 25 Tahun Kisah Ikonik di Panggung Pertunjukan Indonesia
Iman Irdian - Chairil Mukmin Resmi di Lantik Wako Dan Wawako T. Tinggi
komentar
beritaTerbaru