Kamis, 01 Januari 2026

Respon Cepat Wabup Atika Nasution pada Puluhan Hektar Lahan Pertanian Terendam Banjir di Penyabungan Utara Madina

Amru Lubis - Selasa, 06 Agustus 2024 17:31 WIB
Respon Cepat Wabup Atika Nasution pada Puluhan Hektar Lahan Pertanian Terendam Banjir di Penyabungan Utara Madina
MADINA | Sumut24.co

Baca Juga:

Respon cepat langkah Wakil Bupati (Wabup) Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution terhadap keluhan masyarakat atas peristiwa banjir di lahan pertanian dan pemukiman masyarakat di Kecamatan Panyabungan Utara.

Wabup Atika Nasution yang didampingi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait yaitu Dinas PUPR, BPBD, dan Dinas Pertanian turun langsung ke lahan pertanian warga di Desa Huta Damai, Kampung Baru dan pemukiman warga di Jambur Padang Matinggi,Penyambungan Utara, Madina, Sumatera Utara, Senin (6/8/2024).

Dalam peninjauan lahan pertanian itu, Wabup Madina melihat secara langsung kondisi parit yang tertimbun material sehingga air dari parit itu melimpah ke lahan pertanian masyarakat.

Setelah itu, Atika Nasution dan OPD bertolak menuju Desa Jambur Padang Matinggi melihat kondisi irigasi yang meluap. Kunjungan terakhir Atika melihat bendungan pembuangan limbah Bandara Abdul Haris Nasution di Desa Sidojadi, Kecamatan Bukit Malintang.

Atika Nasution mengatakan kunjungannya itu bersama pihak Bandara AH. Nasution bertujuan untuk memastikan penyebab luapan banjir yang terjadi di beberapa desa di Kecamatan Panyabungan Utara termasuk mencari solusi lahan pertanian terendam banjir.

"Solusi dalam jangka pendek, sedimen yang cukup menumpuk di parit itu akan kita normalisasi. Mudah-mudahan dengan Oplah (Optimalisasi Lahan) juga bisa, ini kami sedang memetakan saluran saluran tiga sungai, ini sedang dipetakan dinas terkait dan pihak bandara," katanya.

"Tapi intinya solusi jangka pendek Insyallah akan segera kita lakukan, kalau jangka panjang kita sedang dipetakan," sambung Atika.

Wabup Atika Nasution mengajak masyarakat agar mau bergotong royong, sebab normalisasi akan dilakukan dalam Minggu ini.

"Kejadian ini kan kejadian yang tidak terduga, kejadian yang menimpa masyarakat. Jadi, ini untuk keperluan masyarakat, harus saling mendukung," ujarnya.

Atika Nasution juga mengaku belum bisa mengomentari soal pernyataan masyarakat bahwa material dan banjir tersebut akibat dari pembangunan Bandara Abdul Haris Nasution.

"Kalau ke sana (tuduhan masyarakat soal limbah Bandara) belum bisa saya jawab. Seperti saya bilang tadi, OPD masih memetakan debit air yang bertambah ini akibat apa, apakah murni akibat derasnya hujan atau apakah ada drainase yang kurang efektif dari Bandara belum bisa saya jawab," jelasnya.

Atika Nasution menyampaikan, lahan pertanian dan perkebunan masyarakat yang terdampak banjir tersebut sekitar 85 Hektar.zal


Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Amru Lubis
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru